Ramadan 2023
Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadan Lengkap Beserta Bacaan Arab, Latin dan Artinya
Berikut ini dia doa Ziarah Kubur Menjelang Bulan Ramadan, Lengkap Dengan Arab, Latin dan Artinya
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TRIBUNPRIANGAN.COM - Tribuners, menjelang bulan suci Ramadan, ziarah kubur sudah menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia.
Mengutip buku A-Z Ziarah Kubur dalam Islam karya Firman Arifandi, secara etimologi kata ziarah berasal dari bahasa Arab zaara-yazuuru-ziyarotan yang artinya berkehendak mendatangi atau berkunjung ke suatu tempat.
Sementara menurut istilah, ziarah kubur adalah mengunjungi kuburan dari kerabat, kawan, saudara, atau siapa pun baik kuburan yang muslim atau kafir.
Umumnya, ziarah kubur ini dilakukan untuk mendoakan orang yang meninggal.
Baca juga: Kapan Sidang Isbat Awal Ramadan 2023? Berikut Jadwal Pelaksanaan dan Link Live Streaming
Hukum Ziarah Kubur
Abdurrahman Misno dalam bukunya Mari Ziarah Kubur menjelaskan mengenai hukum asal dari ziarah kubur yang mengalami perubahan.
Awalnya ziarah kubur di makruhkan atau di haramkan hal tersebut jika dilakukan dengan hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam
Namun, saat ini hukum ziarah kubur ialah sunnah untuk dilakukan selama hal tersebut sesuai dengan syariat Islam dan tidak mengandung syirik atau kemusyrikan. Rasulullah SAW bersabda,
لَا تُشَدُّ الرِّجَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ: مَسْجِدِ الْحَرَامِ، وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى، وَمَسْجِدِي
Artinya: "Tidakkah diikat pelana unta (tidak dilakukan perjalanan jauh safar) kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Al-Aqsha, dan masjidku (Masjid Nabawi)." (HR Bukhari)
Baca juga: Segera Amalkan, Bacaan Dzikir di Bulan Suci Ramadan yang Bernilai Pahala Tinggi
Bacaan Doa Ziarah Kubur Menjelang Ramadan Versi Pendek
Pertama,
للَّهُمَّ أَنْزِلْ فِيْ قَبْرِهِ الرَّحْمَةَ وَالضِّيَاءَ وَالنُّوْرَ، وَالبَهْجَةَ وَالرَوْحَ وَالرَيْحَانَ وَالسُّرُوْرَ، مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ البَعْثِ وَالنُّشُوْرِ، إِنَّكَ مَلِكٌ رَبٌّ غَفُوْرٌ
Artinya:
“Ya Allah Ya Tuhan kami, turunkanlah di kuburnya (almarhum fulan) rahmat, sinar, cahaya, kegembiraan, kesenangan, keharuman, dan kebahagiaan sejak hari ini hingga hari kebangunan dan kebangkitan. Sungguh, Kau penguasa, tuhan yang maha pengampun.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Peziarah-mendoakan-keluarga-mereka-yang-menjadi-korban-gempa-dan-tsunami.jpg)