Rabu, 15 April 2026

Nisfu Syaban

Berikut Ini Dia Bacaan Niat dan Tata Cara Puasa Nisfu Syaban 2023

Berikut ini dia bacaan doa niat puasa Nisfu Syaban dan tata cara puasa Nisfu Syaban 2023

Ilustrasi/ Pixabay
Ilustrasi bacaan doa niat puasa Nisfu Syaban dan tata cara puasa Nisfu Syaban 2023 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tak terasa umat muslim akan kedatangan salah satu malam yang tentunya sangat dinanti di bulan Syaban yaitu malam Nisfu Syaban yang jatuh tiap tanggal 15 bulan kedelapan kalender Islam.

Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia tahun 2023 M yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia atau Kemenag, tanggal 15 Syaban bertepatan dengan tanggal 8 Maret 2023. Artinya, puasa Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 8 Maret 2023.

Sementara itu, menurut Kalender Islam Global Tunggal 1444 H yang disusun oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, 15 Syaban 1444 Hijriah jatuh pada Selasa, 7 Maret 2023. Penentuan awal bulan dalam kalender ini mengacu pada Kriteria Kongres Turki 2016.

Selain mendirikan salat malam, ada beberapa pendapat yang menyebut untuk mengerjakan puasa pada Nisfu Syaban. Mengacu pada kedua kalender tersebut, jadwal puasa Nisfu Syaban adalah Selasa, 7 Maret 2023/ Rabu, 8 Maret 2023.

Baca juga: Salah Satu Keutamaan Malam Nisfu Syaban, Sebagai Malam Pembebasan atau Al-Baraah

Anjuran Puasa Nisfu Syaban 2023

Seperti dikutip dari buku Fiqih Sunnah 2 karya Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW pun memperbanyak ibadah puasa di bulan Syaban. Salah satu sahabat, Usamah bin Zaid ra. berkata:

"Wahai Rasulullah, aku tidak melihat engkau berpuasa (dengan sunggung-sungguh seperti engkau berpuasa pada bulan Syaban". Kemudian Beliau menjawab,

 

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

 

"Itu adalah bulan yang sering dilalaikan oleh manusia di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan yang di dalamnya amal-amal manusia dinaikkan kepada Tuhan semesta alam. Maka aku ingin agar amalku dinaikkan sementara aku dalam keadaan berpuasa" (HR. Abu Daud dan Nasa'i).

Akan tetapi, masih dalam sumber yang sama, dijelaskan bahwa tidak ada dalil shahih yang menganjurkan puasa Nisfu Syaban di pertengahan bulan Syaban dengan anggapan bahwa hari tersebut lebih utama dari hari lainnya.

Menurut Drs. E. Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Alim dalam Panduan Praktis Ibadah Puasa, masih ada beberapa riwayat mengenai malam nisfu syaban yang memiliki banyak penguat, di antaranya yaitu hadits berikut:

 

يَطَّلِعُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِعِبَادِهِ إِلَّا لِاثْنَيْنِ مُشَاحِنٍ وَقَاتِلِ نَفْسٍ

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved