Rabu, 22 April 2026

Berita Viral

Viral Foto Bulu Kucing Diwarnai, Bolehkah? Ini Penjelasan Dokter Hewan

Unggahan foto yang memperlihatkan kucing yang ekornya diwarnai oleh pemiliknya, baru-baru ini banyak dibicarakan di media sosial.

|
Kompas.com
Tangkap llayar foto kucing yang rambutnya diwarnai( Kompas.com) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Baru-baru ini viral di media sosial mengenai unggahan foto yang memperlihatkan ekor kucing diwarnai oleh pemiliknya.
Dalam unggahan itu, seorang warganet menyatakan ada kucing yang bulunya diwarnai dengan pewarna alami sehingga aman untuk kucing.
Warganet pun memberikan komentar pada unggahan itu.

Baca juga: Viral Video Perkelahian 2 Singa Sebabkan Mobil Toyota Yaris Rusak di Taman Safari Jatim

"Meng dari sananya sudah gemesin sesuai sama warna mereka, kalau diwarnain begini kasian mengnya bisa stress," tulis akun ini.
"Aku takutnya kalau meng warna gini dianggep lucu dan dinormalisasi nanti jadinya banyak yang jual kucing udah diwarnain kaya ayam warna, dan pewarnanya pasti nanti pake yang ga aman," tulis akun ini.

Baca juga: Viral Aksi Wanita Berhijab yang Diduga Cari Perhatian Para Polisi, Netizen: Mba Udah Mba

"Hanya karena sesuatu alami bukan berarti gak berbahaya, hati-hati banget dengan kata aman tanpa ada pembuktian secara ilmiahnya. Suatu zat yg aman untuk 1 spesies belum tentu aman untuk spesies lainnya," tulis akun ini.

Lalu, amankah mewarnai bulu kucing?

Tanggapan dokter hewan

Dokter hewan Universitas Nusa Cendana Aji Winarso mengatakan kucing yang bulunya diwarnai termasuk hal yang jarang terjadi.

Biasanya, anak ayam yang diberi warna dengan pewarna makanan.

Menurutnya, efek bulu kucing yang dicat tergantung produk pewarnanya.

"Untuk warna sebetulnya tidak masalah selagi menggunakan pewarna yang aman," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Minggu (19/2/2023).

Baca juga: Viral Video Gas Dalam Perut Sapi Bisa Hasilkan Api, Apa yang Terjadi? Begini Penjelasannya

Meski begitu, Aji menekankan keamanan ini hanya berlaku jika produk pewarna tidak mengandung zat kimia berbahaya dan cara mewarnainya aman bagi kucing tersebut.

"Terpenting lagi cara mewarnainya juga yang tidak terlalu memaksa dan tidak menakutkan bagi hewan," lanjutnya.

Aji mencontohkan, produk pewarna yang berbahaya bagi kucing misalnya pewarna baju atau semprotan piloks yang merusak rambut.

Jika produk pewarna semacam itu digunakan ke bulu kucing, maka akan ada efek negatif pada rambut dan kulit kucing.

Baca juga: Viral Video Seorang Pria Jadi Bulan-bulanan Debt Collector saat Melintas di Jalan Raya Baleendah

Dampak buruk akan terjadi jika zat ini tertelan atau meresap lewat kulit.

"Misal rambut rusak, kusam, rontok, alergi kulit, atau jangan-jangan bisa memicu kanker," pungkasnya.

Bahaya mengecat bulu kucing

Tangkap layar foto kucing yang rambutnya diwarnaii
Tangkap layar foto kucing yang rambutnya diwarnaii (Kompas.com)

Pemilik hewan peliharaan yang mewarnai bulu kucing atau anjingnya mungkin menganggap tindakan tersebut aman dilakukan selama menggunakan cat atau pewarna alami.

Padahal menurut Pet Health Network, pewarna alami tidak selalu berarti aman untuk kucing.

Cat pewarna seperti henna atau produk yang mengandung minyak esensial, xylitol, atau bebas gula sangat tidak aman untuk kucing, dimana bahan ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, berjalan dalam keadaan mabuk, luka bakar korosif di mulut dan bahkan gagal hati.

Baca juga: Viral, Video Penghinaan Terhadap Polri oleh Seorang Pria di Bekasi, Polsek Tambun Dalami Kasus Ini

Sementara itu, Animal Wised mengungkapkan beberapa risiko yang akan terjadi pada hewan yang diwarnai.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved