Jumat, 5 Juni 2026

Tips Tekno

Centang Biru di Facebook dan Instragram akan Berbayar, Ini Syaratnya

Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta akan merilis fitur verifikasi atau centang biru berbayar terbaru, yaitu Meta Verified.

Tayang:
TribunBanten.com
Ilustrasi: Pemilik akun centang biru pada aplikasi Instagram dan Facebook kini harus berlangganan untuk menikmati fitur verifikasi. (businessinsider.com) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta, akan merilis fitur verifikasi atau centang biru berbayar terbaru, yaitu Meta Verified.

Layanan baru ini mirip dengan Twitter Blue yang telah diluncurkan lebih dulu oleh bos Twitter, Elon Musk.

"Fitur baru ini adalah tentang meningkatkan keaslian dan keamanan di seluruh layanan kami," kata CEO Meta Mark Zuckerberg, dikutip dari Inside.

Baca juga: Viral, Ardhito Pramono Pingsan di Panggung saat Isi Acara di Medan, Ardhito: Jam Makan Berantakan

Fitur centang biru berbayar atau Meta Verified di Facebook dan Instagram akan diluncurkan pertama kali pada minggu ini di Australia dan Selandia Baru.

Tanda centang biru telah lama menjadi salah satu fitur yang banyak diinginkan pemilik akun di platform media sosial.

Centang biru sebelumnya hanya diperuntukkan bagi pengguna terkenal, seperti politisi, eksekutif, anggota pers, dan organisasi untuk menandakan legitimasi mereka.

Baca juga: Viral, Isa Zega Alias Mami Online Sebut Fans BTS Alay, ARMY Murka Hingga Serang Akun Instagramnya

Pemilik akun centang biru pada aplikasi Instagram dan Facebook kini harus berlangganan untuk menikmati fitur verifikasi.

Pasalnya perusahaan teknologi Meta sedang uji coba 'langganan' centang biru.

Baca juga: Nomor Hilang? Yuk, Simak Cara Ganti Nomor di Aplikasi DANA Tanpa Perlu Ganti Akun

Biaya berlangganan akun terverifikasi akan berlaku untuk Instagram dan Facebook dengan harga USD 19,99 untuk di desktop dan USD 24,99 untuk di mobile selama sebulan.

Selain itu pengguna berlangganan juga akan mendapatkan peningkatan visibilitas pada platform, serta dukungan pelanggan yang diprioritaskan.

Tak hanya itu, menariknya lagi, pengguna yang berlangganan bisa mendapatkan stiker eksklusif untuk Stories dan Reels.

Baca juga: Viral Girl Group STAYC Bawakan Lagu Rasa Sayange saat Konser di Malaysia, Netizen Indonesia Geram!

Kemudian pengguna juga bisa menerima 100 bintang gratis per bulan, atau mata uang digital yang dapat kamu gunakan untuk memberi tip kepada pembuat konten di Facebook.

Fitur berlangganan ini akan tersedia terlebih dahulu di Australia dan Selandia baru, dan untuk selanjutnya akan tersedia di beberapa negara.

Baca juga: Yuk, Simak Tips dari PT KAI Agar Tak Kehabisan Tiket saat Go Show, Bisa Pesan Lewat Aplikasi Ini

Tidak semua pengguna bisa berlangganan, sebab terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi ketika mendaftar langganan.

Syarat tersebut antara lain seperti usia minimal 18 tahun atau lebih, mengirimkan ID pemerintah (KTP).

ID Pemerintah tersebut digunakan untuk memverifikasi nama dan foto yang pengguna miliki di Instagram dan Facebook.

Setelah mendaftar, berbagai hal yang terlebih dahulu ada pada akun pengguna tidak akan berubah.

Baca juga: Viral, Twit Soal Kumpulan Pemuda Teriak Copet ke Penumpang Hanya Prank, Begini Kata KAI Commuter

Misalnya seperti nama profil, username, foto profil dan lain lain, jadi ID Pemerintah memang hanya digunakan untuk verifikasi.

Sebelum Meta, Snapgram lebih dulu meluncurkan layanan berbayar bagi penggunanya, dikutip dari Tech Crunch.

Snapgram bahkan telah mengubah lebih dari satu juta pengguna menjadi pelanggarn berbayar.

Baca juga: Mengenal I-Chat, Salah Satu Aplikasi Pembelajaran Bahasa Isyarat yang Dibagikan ke 7 Kota

Langkah serupa juga diikuti Twitter melalui layanan Twitter Blue, untuk menawarkan berbagai fitur tambahan.

Twitter telah memperluas Twitter Blue ke lebih dari selusin pasar dalam beberapa bulan terakhir termasuk India dan Indonesia.

Sementara itu, pengumuman akan diluncurkannya fitur centang biru berbayar atau Meta Verified di Instagram dan Facebook muncul setelah Elon Musk menciptakan sistem verifikasi berbayar yang dikenal sebagai Twitter Blue.

Baca juga: Begini Sosok Deris yang Lagi Viral di Mata Keluarga

Twitter juga mengumumkan, pengguna yang tidak berlangganan Twitter Blue harus segera berhenti menggunakan pesan teks sebagai metode autentikasi dua faktor untuk mengamankan akun mereka.

Mengutip dari Techrunch, Twitter Blue, untuk menawarkan berbagai fitur tambahan termasuk tanda centang biru.

Namun, menurut The Information, hanya sekitar 180.000 akun yang mendaftar ke Twitter Blue pada pertengahan Januari 2023.

Sumber : Kompas.com (Ahmad Naufal Dzulfaroh)/TribunTekno (Farrah Putri Affifah)

Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di : Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved