Bulan Rajab

Ini Dia, Sejarah, Peristiwa, dan Amalan, Selama Bulan Rajab Berlangsung

Simak sejarah, kejadian, dan amalan yang bisa dijadikan acuan dalam memasuki bulan rajab yang dianggap suci dalam islam

Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
Perangko abad ke-15 Hijrah Nabi Islam tahun 1980(Wikimedia Commons) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Rajab atau yang sering dikenal dengan nama  Al-'Asham adalah salah satu bulan suci umat Islam yang tahun ini dimulai sejak hari Senin (23/01/2023) lalu.

Pada masa Jahiliyah, masyarakat Arab sangat memuliakan bulan Rajab dengan menghentikan dan melarang pertempuran selama bulan ini berlangsung.

Nama bulan Rajab berasal dari kata rajaba asy-Syai'a, yang artinya memuliakan dan menghormati, ada juga yang mengatakan bahwa Rajab berarti berhenti dari perang.

Bagaimana asal-usul bulan Rajab?

Sejarah Bulan Rajab

Rajab masuk dalam salah satu dari keempat bulan Asyhurul Haram yang dimuliakan Allah SWT.

Maksud bulan Asyhurul Haram adalah bulan yang mulia.

Sejarah bulan Rajab berawal pada zaman Jahiliyah, di mana masyarakat Arab mengharamkan peperangan dan mereka memiliki ritual penyembelihan serta memberi makan orang-orang sebagai bentuk kemuliaan.

Lalu, setelah agama Islam mulai berkembang, Rajab semakin dipertegas dengan banyaknya wahyu yang turun di bulan tersebut.

Baca juga: 6 Amalan Sunah di Bulan Rajab Guna Mendapatkan Pahala Berlimpah, Segera Simak dan Amalkan

Salah satu peristiwa penting yang terjadi di bulan Rajab adalah Isra Miraj dan turunnya perintah salat lima waktu.

Isra Miraj adalah peristiwa penting dalam Islam yang mengisahkan tentang perjalanan rohani Nabi Muhammad SAW, yang pada umumnya, Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab tahun Hijriah.

 

Keutamaan bulan Rajab

Dalam rangka memperingati bulan Rajab, ada beberapa keutamaan yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam, yaitu:

  • Puasa Sunnah Rajab
  • Membaca doa bulan Rajab
  • Melakukan sedekah
  • Melaksanakan berbagai amalan baik

Puasa Sunnah Rajab dianjurkan untuk dilakukan sebanyak mungkin, terlebih puasa ini juga dapat dilaksanakan kapan saja, selain hari Idul Fitri, Idul Adha, dan tiga hari tasyrik (hari raya umat Islam yang jatuh setelah Idul Adha).

Puasa Rajab juga tidak harus dilakukan setiap hari, melainkan dapat dilaksanakan secara selang-seling, atau pada umumnya, puasa Rajab bisa dilaksanakan selama sehari, tiga hari, tujuh hari, atau sebulan penuh.

Baca juga: Jadwal dan Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Rajab, Catat Waktu dan Amalkan

Bagi umat Islam yang memiliki utang puasa Ramadhan dan ingin menggantinya, dapat dilakukan pada saat puasa Sunnah Rajab.

Ilustrasi pemerintahan Turki Utsmani (Pinterest)
Ilustrasi pemerintahan Turki Utsmani (Pinterest) (Tribunjabar.id)

Selain Isra Miraj, ada juga beberapa peristiwa penting terjadi di bulan Rajab.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved