Pemkab Sumedang Targetkan 100 Persen Warga tak Lagi Berak Sembarangan di 2023

Pemkab Sumedang Targetkan 100 Persen Warga tak Lagi Berak Sembarangan di 2023

Freepik
ilustrasi berak 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan warga Sumedang 100 persen bebas dari perilaku berak sembarangan atau open defecation free (ODF) di tahun 2023.

Target tersebut merupakan target realistis lantaran dari 277 Desa di Sumedang, kini tinggal 15 Desa lagi yang warganya masih berak sembarangan.

"Menuju 100 persen ODF di tahun 2023. Tapi harus mulai dari deklarasi. Deklarasi itu maknanya komitmen dari kepala desa," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman kepada Tribun, Jumat (20/1/2023).

Baca juga: Dapat Kepercayaan Ketum PPP, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Siap Tarung Kembali di Pilkada 2024

Menurut Dadang, berak sembarangan dapat merusak kesehatan lingkungan. Sementara lingkungan yang sehat adalah tolok ukur derajat kesehatan masyarakat.

"Lingkungan yang menyebabkan derajat kesehatan turun atau naik, sakit atau tidaknya masyarakat," kata Dadang.

Dadang menjelaskan, berak sembarangan bukan saja warga berak di sungai dengan sengaja membuat bedeng khusus berak di atas sungai atau kolam, tapi juga warga yang berak di kakus tetapi saluran kakusnya ke area terbuka seperti ke selokan.

Baca juga: PPP Sumedang Imbau Kader Terus Ikhtiar Menangkan Pemilu 2024

Dia menjelaskan para kepala desa sudah berkumpul bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang dan berdeklarasi bahwa tahun 2023 Sumedang 100 persen ODF.

"Dengan deklarasi itu, Sumedang menjadi yang ke-8, kabupaten/kota yang punya komitmen ODF," kata Dadang.

Baca juga: Pasar Kumuh Parakanmuncang Sumedang Tak Akan Direvitaslisasi Tahun 2023

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumedang, Nia Sukaeni 15 Desa yang masih berak sembarangan.

Ke-15 Desa tersebut antara lain, Desa Buanamekar dan Jayamekar Kecamatan Cibugel; Desa Cilayung, Cikeruh, Cibeusi, Cipacing, Hegarmanah, Sayang, dan Mekargalih Kecamatam Jatinangor; Kelurahan Kotakulon, Pasanggrahan Baru, Regol Wetan, Desa Baginda, dan Gunasari di Kecamatan Sumedang Selatan; Kelurahan Situ di Kecamatan Sumedang Utara.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved