Tahun Baru Imlek

Perayaan Imlek di Indonesia Selalu Identik dengan Jeruk, Mengapa? Ini Alasannya

Jeruk merupakan salah satu buah yang erat kaitannya dengan Imlek, dimana saat menjelang Imlek kamu bisa menemukan banyak dekorasi maupun suguhan jeruk

Kompas.com
Pohon jeruk Kim Kat atau jeruk imlek di Kavling DKI, Meruya, Jakarta Barat, Senin (28/1/2019). Jeruk Kim kat ini langsung didatangkan dari Kota Guangzhou, China untuk perayaan tahun baru Imlek bagi warga keturunan Tionghoa.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Jeruk merupakan salah satu buah yang erat kaitannya dengan Imlek.

Menjelang Imlek pada Minggu (22/1/2023), kamu bisa menemukan banyak dekorasi maupun suguhan jeruk.

Guru Besar Program Studi China Universitas Indonesia (UI) Hermina Sutami menyampaikan, keidentikan jeruk dengan Imlek bukan hanya di Indonesia, tetapi di negara-negara lain yang merayakan Imlek.

Baca juga: Menjelang Imlek 2023, Berikut Ini Dia 3 Prediksi Shio yang Beruntung: Ada yang Dapat Rezeki Nomplok

"Kata jeruk berbunyi cheng, tetapi cheng juga berarti ‘sukses’. Jadi memberi jeruk secara simbolis bermakna semoga sukses," ujar Hermina dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, kata Hermina, bila dilihat dari sudut warna, jeruk melambangkan warna cerah yang dianggap untuk kehidupan yang akan cerah.

"Jeruk juga terdiri dari bagian-bagian yang semua bagian tersebut akan menyatu membentuk satu kesatuan yang bundar,” imbuhnya.

Baca juga: 7 Cara Memilih Tanaman Hias yang Tepat untuk Perayaan Imlek

Bagi orang China, bulat atau bundar melambangkan kesempurnaan, sehingga wajar jika jelang Imlek, di sejumlah tempat akan mudah ditemukan pedagang pohon jeruk imlek (kim kiat).

Sementara itu, jeruk dalam Bahasa Mandarin berbunyi "ju" yang dekat dengan bunyi kata keburuntungan yakni "ji", menjadi simbol pengharapan baik.

Baca juga: Perajin Barongsai di Cirebon Banjir Pesanan Jelang Imlek, Diminati hingga Luar Jawa

Kebiasaan dan kepopuleran jeruk saat Imlek

Jeruk sangat populer dari minggu-minggu sebelum Imlek, seperti ditulis dalam Kompas.com (11/1/2023).

Tanaman pot jeruk mini mungkin bisa banyak ditemukan di tempat orang-orang yang merayakannya.

Ilustrasi buah jeruk dan apel yang merupakan buah khas Imlek
Ilustrasi buah jeruk dan apel yang merupakan buah khas Imlek. Buah-buahan ini dianggap membawa keberuntungan. (SHUTTERSTOCK/MONTIRA AREEPONGTHUM)

Warna oranye terlihat seperti matahari dan selaras dengan prinsip Yang (positif).

Dengan demikian, jeruk menjadi simbol kelimpahan dan kebahagiaan yang sangat menguntungkan.

Baca juga: Jadwal Libur Imlek 2023, Jatuh pada Tanggal Berapa?

Tidak hanya pot, ada juga tradisi menempatkan jeruk mandarin bersama dengan amplop merah di samping bantal anak-anak di setiap rumah tangga Tionghoa untuk memberi mereka keberuntungan.

Selain itu, jeruk juga ditempatkan di wadah nasi untuk membawa berkah yang baik bagi keluarga serta untuk hadiah.

Baca juga: Makna Filosofis Kue Keranjang hingga Barongsai yang Selalu Hadir pada Perayaan Tahun Baru Imlek

Tidak hanya jeruk, ada beberapa buah lainnya yang sering menjadi dekorasi atau digunakan saat Imlek.

Seperti kumquat, apel, semangka, jeruk bali, nanas, delima, dan anggur.

Masing-masing buah juga memiliki pemaknaan tersendiri, seperti simbol kekayaan dan keberuntungan, simbol harmoni dan perdamaian, hingga simbol keberuntungan dan persatuan keluarga. (*)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved