Gempa Cianjur

Nahas! Warga Terdampak Gempa Cianjur Tewas Tertimpa Tembok, Saat Bersihkan Puing Bangunan

Warga Cianur tewas tertimpa tembok saat membersihkan puing reruntuhan bangunan rumah yang rusak akibat gempa bumi, Senin, (21/11/2022) lalu.

Kompas.com
Jenazah warga Cianjur, Jawa Barat, yang tewas tertimpa tembok saat tengah membersihkan puing reruntuhan bangunan rumah yang rusak akibat gempa dibawa untuk disalatkan.(Istimewa) 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CINAJUR - Seorang warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, bernama Udan (45), tewas tertimpa tembok saat membersihkan puing reruntuhan bangunan rumah yang rusak akibat gempa bumi, Senin, (21/11/2022) lalu.

Sejumlah warga yang melihat kejadian nahas tersebut, sempat berupaya menyelamatkan Udan, tetapi nyawa korban tidak tertolong.

Warga Kampung Gunung Lanjung, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, itu mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimpa tembok setinggi tiga meter.

Sebelum kejadian, korban bersama dua kerabatnya membersihkan bangunan rumah milik majikan korban.

Saat dua kerabatnya beristirahat, korban yang sehari-hari bekerja di rumah tokoh tersebut masih terus robohkan pondasi bangunan dengan pahat.

Baca juga: Ditargetkan Selesai Sebelum Lebaran, 200 Huntap untuk Penyintas Gempa Cianjur Siap Dihuni

Baca juga: Begini Aksi Relawan Tukang Ledeng Cianjur, Blusukan Bantu Robohkan Rumah Terdampak Gempa

"Posisinya sedang di tepi selokan, karena rumahnya kan berbatasan dengan bibir selokan. Jadi Korban ada di bawahnya memahat bagian pondasi. Tiba-tiba temboknya robok dan menimpa korban. Bahkan posisinya tiban hanya tertimpa tapi korban dan tembok itu juga jatuh ke selokan sedalam 2 meter," ujar Hendra.

Tiba-tiba, tembok setinggi 3 meter dan lebar lebih kurang 3,5 meter roboh dan menimpa korban.

"Saat ditemukan posisi kepala korban di bawah tertimpa. Kakinya juga terjepit," kata Hendra (26), warga setempat, Sabtu (7/1/2023).

Baca juga: Akses Jembatan Tak Layak, Warga Naringgul Cianjur Jalan Kaki Belasan Kilometer Sambil Bawa Jenazah

Ketua RT setempat, Angga Nugraha mengatakan, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, lantas korban pun sempat dilarikan ke rumah sakit.

"Proses evakuasi korban sekitar 15 menit. Tadi sempat kesulitan karena tertimpa puing-puing," ungkap Nugraha.

Nugraha membenarkan, bahwa saat ini warga tengah membersihkan puing bangunan rumah secara mandiri dan menggunakan alat seadanya untuk memilih benda-benda yang masih bisa diselamatkan di bawah reruntuhan.

"Sempat ada bantuan alat berat, tapi beberapa hari terakhir ini tidak ada," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan bantuan dan penambahan alat berat untuk membantu warga membersihkan rumah yang rusak akibat gempa.

"Agar tidak ada lagi korban jiwa saat proses pembersihan ini ke depannya," tambah Nugraha.(*)

Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved