Kamis, 7 Mei 2026

Prakiraan Cuaca Akhir Tahun

Segera Cek, Berikut Wilayah yang Diprediksi Terdampak Cuaca Ekstrem Menurut Pantauan BMKG

Berikut ini dia sejumlah wilayah yang diprediksikan berpotensi mengalami cuaca ekstrem menurut pantauan BMKG

Tayang:
tribunnews
ilustrasi hujan 

TRIBUNPRIANGAN.COM - BMKG menyampaikan jika beberapa wilayah di Indonesia diimbau untuk waspada terkait potensi cuaca ekstrem selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun menyampaikan terkait potensi bencana hidrometeorologi di pengujung tahun ini.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab menyampaikan, cuaca ekstrem kali ini salah satunya ditandai dengan tingginya curah hujan.

Baca juga: Viral di TikTok, Ternyata Ini Sejarah Permainan Lato-Lato yang Miliki Segudang Manfaat Kesehatan

Curah hujan dapat mengalami peningkatan dengan intensitas sedang hingga lebat hingga tanggal 30 Desember 2022.

Fachri pun mengatakan, bahwa BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak dari potensi cuaca ekstrem ini yaitu adanya potensi bencana hidrometeorologis.

Ia juga mengatakan, peningkatan curah hujan di akhir Desember 2022 diperkirakan berlanjut hingga awal Januari 2023.

Baca juga: Heboh Prediksi BRIN Soal Terjadinya Badai di Jabodetabek, Begini Kata Presiden Jokowi

Pantauan cuaca ekstrem

Tribuners, di sisi lain pun, menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi dilanda cuaca esktrem pada hingga tanggal 30 Desember 2022.

Hal tersebut memungkinkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, dan tanah longsor terjadi di beberapa wilayah.

Prakiraan cuaca ekstrem yang diterbitkan BMKG adalah hasil dari prakiraan berbasis dampak Impact-Based Forecast (IBF).

Dari pemantauan tersebut, ada beberapa wilayah seperti Banten, Jawa Barat, DKI, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT masuk dalam status siaga.

Baca juga: Viral di TikTok, Ternyata Ini Sejarah Permainan Lato-Lato yang Miliki Segudang Manfaat Kesehatan

Dwikorita pun menambahkan jika wilayah tersebut diprakirakan dapat mengalami hujan lebat yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Dia menerangkan, bahwa cuaca ekstrem yang melanda Indonesia berisiko menyebabkan peningkatan volume aliran sungai.

Hal tersebut tidak boleh disepelekan lantaran potensi banjir maupun banjir bandang dapat terjadi.

Di sisi lain, cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat berisiko memicu guguran bebatuan, erosi tanah, dan tanah longsor.

Baca juga: Tepis Kabar Badai Akan Melanda, BMKG Justru Minta Waspadai Hujan Ekstrem Tanggal 30 Desember

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved