Libur Natal dan Tahun Baru - Bupati Jeje Sebut Pangandaran Aman dan Siap Menyambut Pengunjung

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menyampaikan, pengunjung jangan khawatir untuk berkunjung ke Pangandaran saat liburan Natal

Editor: ferri amiril
google maps. sumber
wisata pangandaran, google maps. sumber: Lukmanul Hakim 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menyampaikan, pengunjung jangan khawatir untuk berkunjung ke Pangandaran saat liburan Natal dan tahun baru (Nataru).

"Karena dilihat dari sisi keilmuan yang ada, Saya kira Pangandaran aman (dari bencana)," ujar Jeje kepada sejumlah wartawan di depan rumah kediamannya di wilayah Desa Pagergunung, Pangandaran, Sabtu (18/12/2022) sore.

Menanggapi soal mengantisipasi kekhawatiran warga atau pengunjung ketika berliburan ke Pangandaran, yang penting percaya kepada Allah SWT.

"Kita sebagai umat beragama tentu kita berdoa kepada Allah SWT, kita bermunajat kepada Allah SWT karena hanya Allah lah yang maha mengetahui," ucapnya.

Selain percaya kepada Allah SWT, juga mempelajari dari sisi keilmuan seperti terjadinya bencana tsunami.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Pangandaran Diguyur Hujan Siang dan Malam Hari

"Kan, kita ada satu pegangan dari sisi keilmuan. Kalau banyak gempa malah bagus, teori juga banyak yang mengatakan bagus karena tenaga gempa tidak sekaligus," katanya.

Memang, Pangandaran ini rawan tsunami dan Ia pun tidak bisa menjamin karena bencana apapun bisa terjadi kapan saja.

"Memang, Saya tidak menjamin hari ini misalnya tsunami terus besok tidak tsunami. Tapi, jika melihat sejarah di negara Jepang itu ada waktu yang panjang," kata Jeje.

Di Pangandaran, kata Jeje, bencana tsunami baru terjadi di tahun 2006 dan sekarang tahun 2022 berarti sudah 16 tahun. 

"Secara logika keilmuan, kecil kemungkinan terjadi tsunami. Namun, semuanya dikembalikan lagi kepada maha pencipta Allah SWT," ucap Ia.

Baca juga: Ini Langkah Polres Pangandaran untuk Pengamanan Destinasi Wisata dan Lalu Lintas saat Nataru

Selain berdo'a kepada Allah SWT, untuk mengantisipasi kekhawatiran pengunjung berbagai upaya antisipasi juga dilengkapi. 

"Baik mulai dari sarana, SDM dan sebagainya. Kita juga punya early worning system (EWS), di kita juga ada tempat evakuasi sementara yang ada di pasar wisata (PW) dan bisa menampung 5000 orang dan rambu-rambu evakuasi di kita juga sudah banyak," ujarnya.

Selain itu, setiap tahun juga dilaksanakan simulasi siaga bencana tsunami yang diikuti oleh masyarakat dan lainnya.

"Manusia hanya berusaha, tetap yang menentukan hanya tuhan. Tapi, dari sisi keilmuan - keilmuan yang ada Saya kira Pangandaran aman (dari bencana saat libur Nataru)," ucap Jeje.(*)

Baca juga: Libur Akhir Tahun Cari Oleh-oleh Khas Pangandaran? Yuk, Coba Gurihnya Keripik Debong Pisang

Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved