Begini Cara Budidaya Ikan Gurame agar Menguntungkan
Pria ini bernama Waluyo Sugiarto (35) warga Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Seorang pria berusia 35 tahun di Pangandaran memberi cara agar pintar budidaya ikan gurame.
Pria ini bernama Waluyo Sugiarto (35) warga Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.
Cara budidaya ikan gurame yang dilakukannya adalah dengan menggunakan konsep kemitraan.
Waluyo membangun usaha budidaya ikan gurame sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia khususnya di Pangandaran.
"Usaha budidaya yang dibangun ini, karena disaat Pandemi (Covid-19) dulu tidak ada pendapatan yang masuk. Makanya kita, berfikir bagaimana caranya disaat Pandemi kita tetap mempunyai pemasukan yaitu dengan cara investasi budidaya ikan gurame," ujar Waluyo disela sela aktivitasnya membudidaya ikan gurame di halaman rumahnya, Kamis (10/11/2022) pagi.
Baca juga: Akses Jalan Warga di Kabupaten Pangandaran Masih Terisolir Akibat Longsor
Jadi, kata Ia, di sini kolam khusus untuk penetasan kemudian setelah berumur satu bulan sampai satu setengah bulan diserahkan ke mitra.
"Tentu, mitra - mitra yang sudah mendaftar. Dengan kapasitas benih ikan gurame, per mitra itu 5000 ekor," katanya.
Untuk mitranya, Ia mengaku sudah tersebar di empat wilayah di antaranya di Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar Jawa barat, kemudian Cilacap dan Banyumas Jawa tengah.
"Alhamdulilah, yang sangat membuat kebanggaan saya sendiri, beberapa dinas sampai instansi seperti lapas di Purwokerto kelas 2 itu sudah bermitra dengan kita," ucap Waluyo.
Selain mendapatkan benih ikan gurame, pakan, dan obat-obatan, mitra juga mendapatkan perlakuan mentoring, kontroling sampai ada dari tim medis jika terjadi masalah atau penyakit pada ikan tersebut.
Baca juga: Dua Desa di Kabupaten Pangandaran Longsor dan Banjir, Akses Jalan Warga Terputus
Dan ini, kata Ia, salah satu cara untuk mempertahankan budidaya ikan gurame di Pangandaran khususnya.
Karena, biasanya kalau cuman budidaya sendiri kalau sudah selesai berarti selesai semuanya. Karena, mereka secara pengertiannya atau ilmunya mungkin ada yang belum paham.
"Satu contoh, kolam berukuran 2 kali 4 meter itu kalau untuk pembenihan kapasitasnya berarti hanya 200 ekor. Karena keinginan untungnya banyak, akhirnya dikasihlah 1000 ekor. Jadi, bukannya bisa panen tapi malah banyak yang mati ikan guramenya," ucap Waluyo.
Kemudian dalam budidaya ikan gurame ada perbedaan pada kolam terpal, beton dan tanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/gurame.jpg)