Kesehatan

Benarkah Konsumsi Makanan Nabati Turunkan Resiko Kena Diabetes? Simak Begini Faktanya

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa mengonsumsi makanan nabati yang sehat seperti sayur, kacang-kacangan, kopi dikaitkan risiko terkena diabetes.

Benarkah Konsumsi Makanan Nabati Turunkan Resiko Kena Diabetes? Simak Begini Faktanya
Pixabay/stanias
Benarkah Konsumsi Makanan Nabati Turunkan Resiko Kena Diabetes? Simak Begini Faktanya

TRIBUNPRIANGAN.COM- Sebuah studi terbaru menemukan bahwa mengonsumsi makanan nabati yang sehat seperti buah-buahan, sayur, kacang-kacangan, kopi, dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.

 Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi profil metabolit yang terkait dengan pola makan nabati, dan menyelidiki kemungkinan hubungan antara profil tersebut dan risiko pengembangan diabetes tipe 2.

"Lebih dari 90 persen kasus diabetes adalah tipe 2, dan kondisi ini merupakan ancaman besar bagi kesehatan populasi dunia," demikian menurut penelitian tersebut seperti dilansir TribunPriangan.com

Baca juga: Benarkah Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Resiko Terkena Diabetes? Simak Begini Faktanya

Prevalensi global penyakit ini pada orang dewasa telah meningkat lebih dari tiga kali lipat. Dari 150 juta kasus pada tahun 2000 hingga mencapai 450 juta di tahun 2019. Para ahli juga memproyeksikan kasus terus meningkat menjadi sekitar 700 juta di tahun 2045.

Epidemi diabetes terutama disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, kelebihan berat badan atau obesitas, kecenderungan genetik, dan faktor gaya hidup lainnya seperti kurang olahraga.

Pola makan nabati, terutama yang sehat yang kaya akan makanan berkualitas tinggi seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tetapi mekanisme yang mendasarinya belum sepenuhnya dipahami.

Baca juga: Selain Mengeroyok, Gerombolan Bermotor di Jalan Riau Juga Rampas Harta Korban

Tim melakukan analisis sampel plasma darah dan asupan makanan dari 10.684 peserta dari tiga kohort prospektif. Peserta didominasi kulit putih, berusia rata-rata 54 tahun, dengan indeks massa tubuh rata-rata 25,6 kg/m2.

Peserta studi menyelesaikan kuesioner frekuensi makanan yang diberi skor sesuai dengan kepatuhan mereka terhadap tiga pola makan nabati: indeks diet berbasis tanaman keseluruhan (PDI), indeks berbasis tumbuhan yang sehat (hPDI), dan indeks diet berbasis tumbuhan yang tidak sehat (uPDI).

Indeks diet didasarkan pada asupan individu dari 18 kelompok makanan yaitu makanan nabati yang sehat (biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan teh/kopi); makanan nabati yang tidak sehat (biji-bijian olahan, jus buah, kentang, minuman manis, dan permen atau makanan penutup); serta makanan hewani (lemak hewani, susu, telur, ikan/makanan laut, daging, dan aneka makanan hewani).

Baca juga: Polisi Buru Gerombolan Bermotor Pengeroyok Pengendara di Jalan Riau Kota Bandung

Tim peneliti membedakan antara makanan nabati yang sehat dan tidak sehat menurut hubungannya dengan diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, kanker tertentu, dan kondisi lain, termasuk obesitas dan tekanan darah tinggi.

Setelah melewati uji sampel dan analisa skor indeks diet, peneliti menemukan korelasi antara profil metabolit, indeks diet, dan risiko diabetes tipe 2.

Baca juga: Benarkah Kurang Tidur Bisa Tingkatkan Resiko Terkena Diabetes? Simak Begini Faktanya

Studi ini menemukan bahwa dibandingkan dengan peserta yang tidak mengembangkan diabetes tipe 2, mereka yang didiagnosis dengan penyakit selama masa tindak lanjut memiliki asupan makanan nabati yang sehat lebih rendah, serta skor yang lebih rendah untuk PDI dan hPDI.

elain itu, mereka memiliki rata-rata BMI yang lebih tinggi dan lebih cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol, menggunakan obat tekanan darah dan kolesterol, memiliki riwayat keluarga diabetes, dan kurang aktif secara fisik.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved