Sosok Perempuan Cantik Berjilbab Asal Sumedang yang Konflik dengan 7 Dapur MBG
Perempuan berhijab asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Eka Anugrah kembali viral dan ramai diperbincangkan di media
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Perempuan berhijab asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Eka Anugrah kembali viral dan ramai diperbincangkan di media sosial* Eka Anugrah, Ketua Umum Yayasan Nurul Huda Conggeang yang menaungi ketujuh SPPG itu mengaku kehilangan kendali atas akun yang digunakan untuk mengakses dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG)* Nama Eka Anugrah sempat menggemparkan satu Indonesia setelah menyumbangkan 100 mobil untuk pasangan capres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Perempuan berhijab asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Eka Anugrah kembali viral dan ramai diperbincangkan di media sosial setelah perseteruannya dengan tujuh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sumedang.
Eka Anugrah, Ketua Umum Yayasan Nurul Huda Conggeang yang menaungi ketujuh SPPG itu mengaku kehilangan kendali atas akun yang digunakan untuk mengakses dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Eka menilai ketujuh kepal SPPG tersebut telah melakukan dugaan peretasan akun Maker Virtual Account (VA), yang digunakan untuk mengakses dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pengurasan dana intensif yayasan.
Ketujuh SPPG yang dimaksud adalah SPPG Sumedang Pamulihan 3, SPPG Sumedang Utara Girimukti, SPPG Sumedang Jatinunggal Tarikolot 2, SPPG Sumedang Utara Kotakaler 5, SPPG Sumedang Ujungjaya Sukamulya, , SPPG Bogor Leuwiliang 4, dan SPPG Bogor Pamijahan 4.
Eka menyebutkan, dugaan pengambilalihan akun terjadi pada 13 dan 15 April 2026. Selain itu, Eka menuding terdapat keterlibatan oknum di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam proses pengambilalihan akun tersebut.
Baca juga: Bupati Sumedang Jagokan Maroko dan Portugal di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Ia mengklaim pihak yang mengambil alih akun maker menggunakan dokumen laporan khusus yang ditujukan kepada sejumlah kepala SPPG sebagai dasar untuk mencabut akses yayasan dan menyerahkannya kepada pihak lain.
"Surat tersebut dijadikan dasar mengambil alih akun maker yayasan dan diberikan kepada pihak lain yang tidak ada kaitan sama sekali dengan Yayasan Nurul Huda Conggeang," kata Eka kepada Tribun, Jumat (5/6/2026).
Menurut Eka, hingga saat ini dana yang tersimpan dalam rekening virtual yayasan diduga masih digunakan melalui akun maker yang tidak lagi dikuasai oleh pihak yayasan.
"Sampai saat ini uang yang tersimpan di rekening virtual Yayasan Nurul Huda Sumedang diduga dikuras oleh kepala-kepala SPPG dan pengendali akun maker ilegal tersebut," ujarnya.
Juru bicara tujuh Kepala SPPG, Iwan Ridwanudin, membantah tudingan Ketua Umum Yayasan Nurul Huda Conggeang, Eka Anugrah, terkait dugaan peretasan akun Maker Virtual Account (VA), pengambilalihan sistem keuangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pengurasan dana yayasan.
Juru bicara tujuh Kepala SPPG, Iwan Ridwanudin, mengatakan tuduhan tersebut merupakan klaim sepihak yang hingga kini belum pernah dibuktikan melalui audit resmi Badan Gizi Nasional (BGN).
"Proses pergantian Maker VA yang terjadi pada sejumlah SPPG bukan merupakan tindakan peretasan, melainkan proses administrasi resmi yang diajukan oleh Mitra Pemilik Fasilitas kepada BGN dan telah memperoleh konfirmasi dari Deputi Sistem dan Tata Kelola (Sistakol) BGN pada April 2026. Tuduhan bahwa Kepala SPPG mengambil alih akun secara ilegal merupakan informasi yang tidak utuh dan menyesatkan publik," kata Iwan kepada Tribun, Jumat (5/6/2026
Masih ingat kan dengan sosok Eka Anugrah?
| Dapur MBG Kertaharja Pangandaran Hentikan Operasi karena Dana Tak Cair |
|
|---|
| Solusi PKH Tahap II Juni 2026 Belum Cair ke Rekening, Lengkap Cara Cek Status dan Ciri Penerimanya |
|
|---|
| Harga Bumbu Dapur di Pasar Manis Ciamis Fluktuatif, Kenaikan BBM Ikut Picu Lonjakan |
|
|---|
| Catat! Ini Tanda Jika Bansos PKH Juni 2026 Sudah Masuk ke Rekening, Segini Besaran yang Didapat |
|
|---|
| Tanda Jika Bansos BPNT Juni 2026 Sudah Cair ke Rekening Penerima, Catat Jangan Sampai Terlewat! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/sosokpereekaanugrahrahrahrah.jpg)