Kamis, 28 Mei 2026

Sekda Jabar Tindaklanjuti Bumil Ditolak RS Pakuwon Sumedang Hingga Bayinya Meninggal

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, telah mengetahui kabar ibu hamil yang bayinya hilang nyawa di dalam kandungan

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
istimewa
BAYI MENINGGAL - Ujang Mulyana (40) saat menggendong jenazah buah hatinya untuk dimakamkan, Jumat (22/5/2026). Bayi itu meninggal dalam kandungan ibunya sepekan setelah rujukan sesar ditolak rumah sakit. (Foto: Istimewa/ Dok. Warga Ujang Mulyana) 
Ringkasan Berita:* Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, telah mengetahui kabar ibu hamil yang bayinya hilang nyawa di dalam kandungan akibat rujukan caesar dari Puskesmas Darmaraja ke RS Pakuwon Sumedang ditolak oleh pihak rumah sakit

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana


TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, telah mengetahui kabar ibu hamil yang bayinya hilang nyawa di dalam kandungan akibat rujukan caesar dari Puskesmas Darmaraja ke RS Pakuwon Sumedang ditolak oleh pihak rumah sakit. 

Kepada Tribun, Herman bakal menindaklanjuti informasi ini. 

" Ditindaklanjuti. Terima kasih informasinya," kata Herman Suryatman, Rabu (27/5/2026) malam. 

Diberitakan sebelumnya, Nahas dialami Rosita (39), ibu hamil yang bayinya meninggal di dalam kandungan akibat rujukan caesar dari Puskesmas Darmaraja ke RS Pakuwon Sumedang ditolak rumah sakit. 

Akhirnya, bayi perempuan itu meninggal di dalam kandungan Jumat (22/5/2026). Bayinya dilahirkan dalam keadaan normal, namun sebelum lahir, bidan di Puskesmas menyebutkan Detak Jantung Janin (DJJ) sudah tidak terdeteksi. 

Baca juga: Ayah Bayi Meninggal dalam Kandungan di Sumedang Diserang Netizen

"Bidan sudah mengatakan, Pak kalau-kalau ini bayi lahir tak bernyawa, soalnya detaknya sudah tidak terdeteksi," kata Ujang Mulyana (40) saat menceritakan pengalamannya mendampingi Rosita sang istri dalam detik-detik persalinan.

Kepada Tribun, Rabu (27/5/2026), warga Dusun Kaum RT02/05,  Desa Darmaraja, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang itu menjelaskan bayinya sungsang menurut diagnosa Puskesmas. 

Karena itu, Rosita dirujuk ke RS Pakuwon. Dalam kondisi badannya yang lemah, Rosita pergi diantar mobil ke Puskesmas itu, kejadian ini pada Rabu (13/5/2026). 

Humas RS Pakuwon Sumedang, Tony Chowalidin saat dikonfirmasi Tribun, Rabu petang, belum memberikan keterangan terkait hal ini. 

"Nanti ya, saya izin dulu ke Direktur," katanya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved