Pedagang Telur di Pamulihan Sumedang Tertipu Pria Berseragam TNI, 2,5 Kuintal Telur Raib
Seorang pedagang telur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang mengenakan seragam mirip TNI.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Machmud Mubarok
Ringkasan Berita:
- Seorang pedagang telur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang mengenakan seragam mirip TNI.
- Akibat kejadian tersebut, sekitar 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta dilaporkan raib.
- Pelaku datang dengan modus membeli telur dalam jumlah besar dan berjanji akan melakukan pembayaran setelah barang sampai di Kecamatan Pamulihan.
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Seorang pedagang telur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang mengenakan seragam mirip TNI.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta dilaporkan raib.
Informasi kejadian ini mencuat dari unggahan akun X @papua_muslim95 yang menceritakan kronologi penipuan tersebut. Dalam unggahan itu disebutkan, pelaku datang dengan modus membeli telur dalam jumlah besar dan berjanji akan melakukan pembayaran setelah barang sampai di Kecamatan Pamulihan.
“Hati-hati terhadap orang ini, kronologinya datang dengan modus membeli telur kepada adik saya sebanyak kurang lebih 250 kg dengan total Rp7.290.000, dan pembayaran akan ditransfer setelah barang datang di Kecamatan Pamulihan,” tulis akun tersebut.
Barang kemudian diantar sesuai kesepakatan. Namun sesampainya di lokasi, pelaku justru kembali memindahkan telur ke dalam mobil pribadinya, yakni sebuah Honda CR-V berwarna putih dengan nomor polisi yang diduga palsu.
“Begitu datang di kecamatan disambut karena tersirep dengan pangkat yang dikenakan dipakaiannya. Anehnya telur dibawa dimasukkannya lagi ke dalam mobil putih Honda CR-V seperti yang ada di foto, mobilnya pun pakai nopol bodong,” lanjutnya.
Baca juga: Marak Penipuan Daring Uang Proyek hingga Ancaman Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi di Sumedang
Baca juga: Penipuan Online Berkedok Instansi Berhasil Diungkap, Polres Pangandaran: Minta Warga Waspada
Pelaku juga sempat mengelabui pegawai kecamatan dengan alasan akan menggelar bazar sembako. Setelah itu, korban diminta menuju Bank BRI Unit Cimanggung untuk menemui seseorang yang disebut sebagai istri pelaku.
“Setelah barang sampai, malah meminta adik saya pergi ke Bank BRI Cimanggung dengan dibarengi pegawai kecamatan, bilangnya suruh menemui Bu Ida istrinya yang kerja di Bank BRI Unit Cimanggung, lalu setibanya di bank ditanyakan tidak ada nama Bu Ida,” tulisnya.
Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto, membenarkan adanya kejadian penipuan tersebut di wilayah hukumnya.
“Benar di Pamulihan, kejadinya pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.00 WIB, ” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026) petang.
Ia memastikan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan.
“Korban sudah melapor, kasus ini masih diselidiki,” ucapnya.
| BRI Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa di Universitas Padjadjaran |
|
|---|
| BPBD Sumedang Minta Warga dan Pelaku Usaha Wisata Citengah Terlibat Mitigasi Banjir-Longsor |
|
|---|
| Akses Jalan Kawasan Wisata Citengah - Cisoka Sumedang Sudah Kembali Normal |
|
|---|
| Breaking News! 2 Kali Longsor Terjang Wisata Citengah Sumedang, Akses Kebun Teh Cisoka Lumpuh Total |
|
|---|
| Tolak Disebut Menuding PN Sumedang, Massa Pendemo Pencairan Rp190 M Klaim Kantongi Banyak Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Penampakan-Penipu.jpg)