Selasa, 14 April 2026

Longsor di Ciranggon Sumedang

Breaking News - 2 Rumah Tertimbun Longsor di Ciranggon Sumedang Selatan, 1 Orang Masih Hilang

Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Desa Mekarrahayu tertimbun

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Kiki Andriana
LONGSOR - Bencana longsor terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Dusun Ciranggon, Desa Mekarrahayu tertimbun material longsor, mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang. 
Ringkasan Berita:* Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Desa Mekarrahayu tertimbun material longsor, mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana


TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Sumedang Selatan, Rabu (8/4/2026) petang. Dua rumah warga di Desa Mekarrahayu tertimbun material longsor, mengakibatkan satu orang dilaporkan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Ada dua rumah yang tertimbun longsor tebing, dengan ketinggian sekitar 20 hingga 30 meter,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, tiga orang berhasil selamat. Namun, satu orang yang merupakan kepala keluarga masih dalam pencarian setelah diduga tertimbun material longsor di area rumahnya.

“Yang satu masih hilang, tertimbun di sekitar rumah,” katanya.

Baca juga: Puluhan Kendaraan Terjebak di Antara Dua Titik Longsor Cadas Pangeran

Selain dua rumah yang tertimbun, terdapat dua rumah lainnya yang berada dalam kondisi terancam atas potensi longsor susulan.

Bambang menjelaskan, proses evakuasi sempat dilakukan secara manual oleh petugas dan warga setempat. Namun, upaya tersebut untuk sementara dihentikan karena kondisi di lokasi dinilai berbahaya.

“Evakuasi kami hentikan dulu, kami menunggu Basarnas. Warga juga kami tahan karena ada potensi longsor susulan, terlihat ada aliran air dari atas tebing,” katanya. 

Ia menambahkan, lokasi kejadian yang berada jauh dari akses jalan turut menyulitkan proses evakuasi.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved