Senin, 13 April 2026

Cadas Pangeran Sumedang Sering Longsor, Ono Surono Dorong Pembangunan TPT

Ketua DPD PDIP Jabar sekaligus Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono, mendorong pembangunan dan rehabilitasi tembok penahan tanah (TPT) di Cadas Pangeran

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
DORONG BANGUN TPT - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, dan Wakil Ketua DPRD Sumedang, Atang Setiawan saat diwawancara Tribun Jabar.id, di lokasi bencana longsor di Kampung Cirenggon, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (13/4/2026). Ono Surono, mendorong pembangunan dan rehabilitasi tembok penahan tanah (TPT) di kawasan Cadas Pangeran, Sumedang, menyusul sering terjadinya longsor di jalur tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Ono Surono dorong pembangunan dan rehabilitasi TPT di Cadas Pangeran Sumedang.
  • Jalur rawan longsor jadi perhatian karena berstatus jalan nasional dan dekat permukiman.
  • Longsor 3 titik dipicu hujan deras, ganggu lalu lintas meski tanpa korban jiwa.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mendorong pembangunan dan rehabilitasi tembok penahan tanah (TPT) di kawasan Cadas Pangeran, Sumedang, menyusul sering terjadinya longsor di jalur tersebut.

Hal itu disampaikan Ono saat diwawancarai Tribun Jabar.id, di lokasi longsor di Dusun Cirangon, Desa Mekar Rahayu, Sumedang Selatan, Senin (13/4/2026), sebagai respons atas kejadian longsor yang kembali terjadi di kawasan Cadas Pangeran beberapa hari sebelumnya.

Menurut Ono, aspek keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, mengingat jalur Cadas Pangeran merupakan jalan nasional dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

“Yang terpenting terkait keselamatan warga, seharusnya tidak ada permukiman di sepanjang jalan itu,” ujarnya.

Baca juga: Ono Surono Pimpin Rombongan PDIP Takziah ke Rumah Korban Longsor Ciranggon Sumedang

Ia menilai, keberadaan permukiman di area rawan longsor berpotensi meningkatkan risiko korban jiwa apabila terjadi bencana.

Untuk itu, Ono mendorong pemerintah melakukan langkah konkret berupa pembangunan maupun perbaikan infrastruktur penahan tanah di sepanjang jalur tersebut.

“Kita berharap dilakukan pembangunan dan rehabilitasi tembok penahan tanah, agar jika pun terjadi longsor tidak berdampak luas,” katanya.

Diketahui, kawasan Cadas Pangeran kembali dilanda longsor pada Rabu (8/4/2026) petang di tiga titik berbeda.

Baca juga: DPRD Dorong Mitigasi Bencana di Sumedang, Ono Surono Tekankan Edukasi Warga

Longsor pertama terjadi di wilayah Pamulihan sekitar pukul 17.30 WIB, disusul dua titik longsor susulan di kawasan Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, sekitar pukul 18.00 WIB.

“Ada tiga titik longsor di Cadas Pangeran, longsor susulan terjadi di wilayah Sumedang Selatan,” ujar Babinsa Cigendel, Serda Asep Nurdin.

Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang dan menyebabkan tebing di sepanjang jalur tersebut menjadi labil.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor sempat mengganggu akses lalu lintas dan meningkatkan kekhawatiran masyarakat yang melintas di jalur tersebut. (*)

Baca juga: Ono Surono Salurkan Bantuan ke Korban Longsor Sumedang, Satu Warga Tewas dan Rumah Rusak

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved