Doa Untuk Timur Tengah dari Haul Al Masoem Cipacing Jatinangor Sumedang
Suasana khidmat menyelimuti Dome Al-Ma’soem, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (30/3/2026). Di tengah rangkaian tabligh akbar dalam peringatan
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Suasana khidmat menyelimuti Dome Al-Ma’soem, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (30/3/2026). Di tengah rangkaian tabligh akbar dalam peringatan haul para pendiri Al-Ma’soem Group, terselip doa dan harapan untuk perdamaian dunia, khususnya konflik yang tengah memanas di Timur Tengah.
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Suasana khidmat menyelimuti Dome Al-Ma’soem, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (30/3/2026). Di tengah rangkaian tabligh akbar dalam peringatan haul para pendiri Al-Ma’soem Group, terselip doa dan harapan untuk perdamaian dunia, khususnya konflik yang tengah memanas di Timur Tengah.
Ketua Yayasan Al-Ma’soem, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS, dalam sambutannya menyinggung situasi global yang turut berdampak hingga ke kehidupan masyarakat sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa konflik yang terjadi antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat saat ini telah memicu kekhawatiran dunia, termasuk berdampak pada sektor ekonomi.
“Konflik di Timur Tengah saat ini telah memicu kekhawatiran global dan naiknya harga-harga bahan baku serta kebutuhan pokok. Kita berharap semoga kondisi ini bisa segera berakhir,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Pernyataan tersebut menjadi refleksi bahwa peristiwa global tidak bisa dipisahkan dari kehidupan lokal, termasuk masyarakat di daerah. Al-Ma'soem yang salah satu lini usahanya di bidang minyak, juga menghadapi sedikit cemas dengan situasi di Timur Tengah ini.
Dalam kesempatan itu, Ceppy juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum haul sebagai sarana introspeksi diri, mengingat kematian adalah kepastian yang akan dialami setiap manusia.
“Melalui kegiatan haul ini, kita diharapkan bisa berintrospeksi diri, mengingat bahwa kematian pasti akan datang kepada kita semua,” katanya.
Haul ini memperingati H. Ma’soem, istrinya Hj. Siti Aisyah, serta anaknya H. Nanang Iskandar Ma’soem yang merupakan tokoh pendiri Al-Ma’soem Group.
Ia menegaskan, perjuangan para pendiri Al-Ma’soem harus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi penerus.
“Perjuangan para pendiri yang telah menjadikan Al-Ma’soem seperti sekarang ini hendaknya kita hargai dengan menjaga, memelihara, dan mengembangkan apa yang telah dirintis,” tuturnya.
Menurutnya, lembaga yang berdiri sejak 1973 itu kini dikelola oleh generasi kedua dan ketiga yang berkomitmen menjaga eksistensi dan manfaatnya bagi masyarakat.
Ratusan Warga Terlibat Bakti Sosial
Rangkaian haul sendiri telah dimulai sejak Kamis (26/3/2026) dengan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya pembagian 587 paket sembako kepada dhuafa di 14 panti asuhan yang tersebar di wilayah Rancaekek, Cicalengka, Majalaya, Ujungberung, Jatinangor, hingga Cipacing.
| Identitas Pelajar Korban Tewas dan Terluka Akibat Kecelakaan Maut di Pamulihan Sumedang |
|
|---|
| Breaking News - Kecelakaan Maut di Sumedang, Pelajar Pengendara RX King Tewas, 1 Santri Terluka |
|
|---|
| Haru dan Bangga! 71 Siswa SD Al Ma'soem Sumedang Lulus dan Hafal Al-Qur'an Juz 29 dan 30 |
|
|---|
| Polisi Ringkus Copet Handphone Bobotoh saat Konvoi Persib Hattrick Juara di Jatinangor Sumedang |
|
|---|
| Breaking News - Gara-gara Putus Cinta, Karyawan PT Kahatex Sumedang Nekat Mengakhiri Hidup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/doauntukirandihaul.jpg)