Kamis, 7 Mei 2026

Pabrik Rumahan Senpi Cipacing Digerebek

Heboh Polda Metro Gerebek Pabrik Senpi, Sejarah Desa Cipacing Sumedang Sentra Senapan Angin

Berikut Ini Dia Sejarah Desa Cipacing Sumedang yang Dikenal sebagai Sentra Senapan Angin Hingga Dieksplore Sampai Luar Negeri

Tayang: | Diperbarui:

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Tribuners, jika mendengar nama Kabupaten Sumedang, pasti dipikiran kamu langsung ingat dengan Tahu Sumedangnya.

Ya, memang banyak orang kenal dengan Sumedang karena tahu enaknya tersebut, namun ada banyak daerah di Sumedang yang tentu saja memiliki keunikan atau khasnya masing-masing.

Salah satu desa yang ada di Sumedang yaitu Desa Cipacing contohnya.

Yang mana, Desa Cipacing, Kabupaten Sumedang memang terkenal dengan sentra kerajinan dan produksi senapan angin (bedil) yang berkualitas.

Bahkan, senapan yang mereka buat pun dieksplor hingga keluar negeri lho.

Baca juga: Pabrik Senpi Ilegal Digerebek di Cipacing Sumedang, Polisi Tangkap 5 Orang dan Sita Ratusan Amunisi

Baca juga: Ratusan Bobotoh dari Sumedang Bergerak ke Stadion GBLA, Dikawal Polisi

Sejarah Desa Cipacing dikenal Penghasil Senapan Angin

Nah Tribuners, seperti yang dilansir dari laman kapol.id, jika senapan angin Cipacing ternyata sudah ada sejak tahun 1961.

Pada saat itu diawali dengan adanya beberapa warga Jatinangor tepatnya di Cikeruh yang terbiasa membuat dan merawat senjata.

Senjata tersebut, sebagai upaya dalam mempersenjatai Organisasi Keamanan Desa (OKD), pada saat itu.

Sekitar tahun 1964, senjata-senjata tersebut akhirnya ditarik oleh pemerintah dan tak lagi dipergunakan untuk OKD.

Imbasnya, beberapa warga yang sebelumnya bekerja merawat senjata untuk OKD, terpaksa berinovasi membuat senapan angin untuk dijual.

Baca juga: Prediksi Skor Persib VS Persija Versi Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, Kompak 2-0

Baca juga: 3 Warung Soto Bongko Terpopuler Sumedang, Nikmat Tanpa Bikin Kantong Tipis Cocok untuk Makan Siang

Jadi Mata Pencaharian Warga Desa Cipacing

Tribuners, dengan Desa yang kini terkenal dengan penghasil senapan anginnya, tak heran jika warganya pun juga memiliki mata pencaharian yang sesuai dengan julukan desanya tersebut.

Seperti dilansir dari kanaldesa.com, jika hampir 70 persen penduduknya mencari nafkah dari senapan angin.

Ada yang menjadi pengrajin, ada yang menjual bahan baku, ada yang membuka toko, ada juga yang menjadi agen senapan angin di kota-kota besar.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved