Senin, 13 April 2026

Santri Ponpes Nurrush Sholaah Keracunan

42 Santri Nurrush Sholaah Cimanggung Sumedang Keracunan Membaik Tapi Belum Boleh Pulang dari RSKK

Warsidi, Supervisor Jaga RSKK mengatakan bahwa tindakan medis telah dilakukan, namun perkembangan kesembuhan pasien masih dipantau secara ketat. 

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/Kiki Andriana
SITUASI DI IGD - Situasi di Ruang IGD Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK) di kawasan Parakanmuncang-Nanjungmekar, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (19/12/2025) tengah malam. 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi santri Ponpes Nurrush Sholaah yang dirawat di Rumah Sakit Kesehatan Kerja membaik, namun belum diizinkan pulang karena masih dipantau ketat.
  • Total 116 santri keracunan; 42 dirawat di RSKK sejak pukul 16.00 WIB, terdiri dari 37 santri dan 5 warga.
  • Gejala yang dialami pasien meliputi diare, muntah, dan pusing, dengan kondisi terus menunjukkan perbaikan.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Santri Ponpes Nurrush Sholaah yang keracunan dan dirawat di RS Kesehatan Kerja (RSKK) telah membaik. Namun, mereka belum diperbolehkan pulang. 

Warsidi, Supervisor Jaga RSKK mengatakan bahwa tindakan medis telah dilakukan, namun perkembangan kesembuhan pasien masih dipantau secara ketat. 

"Saat ini pasien sudah ditata laksana dengan baik, yang dilihat sudah nengalami perbaikan tapi belum diizinkan pulang. Masih ada mencret dan yang lainnya juga,"

"Semua korban belum bisa dipulangkan. Kondisinya terus membaik, mudah-mudahan lekas sembuh," katanya di RSKK, Jumat (19/12/2025) tengah malam. 

Sebanyak 116 santri Ponpes Nurruhs Sholaah, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang keracunan, Jumat (19/12/2025). 

Baca juga: Breaking News - Ratusan Santri Ponpes Nurrush Sholaah Cimanggung Keracunan Makanan

Dari jumlah korban dirujuk ke rumah sakit, 42 di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK) di Nangjungmekar, Rancakek, Bandung. 

dr. Lucky Noviathie, Kepala Seksi Pelayanan RSKK mengatakan pihaknya menerima kedatangan korban keracunan seara berbondong-bondong mulai pukul 16.00 WIB. 

"Kejadiannya itu di Nurrush Sholaah. Di mana di sana ada yang terkena keracunan diduga dari makanan. Ada pasien dirujuk dan ada warga yang ikut menikmati makanan tersebut;" katanya di RSKK. 

Menurut data yang sudah dia konfirmasi, disebutkan ada 42 yang dirawat di RSKK. 

"Sebanyak 37 anak pesantren, 5 warga yang ikut menikmati," katanya. 

Para pasien itu diurut menurut domisilinya adalah sebagai berikut: Kabupaten Bandung 11 orang, Bekasi 3 orang, Cirebon 1 orang, Purwakarta 1 orang, Sumedang 20 orang, Tasikmalaya 1 orang, Ciamis 1 orang, Salatiga 1 orang, dan Kota Bandung 3 orang. 

"Mereka mengalami diare, muntah, dan pusing," katanya. 

Situasi malam tadi

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved