Santri Ponpes Nurrush Sholaah Keracunan
26 Santri Nuurush Sholaah Korban Keracunan Masih Dirawat di RS UNPAD
Sebanyak tiga santri korban keracunan massal usai menyantap makanan di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Santri Nuurush Sholaah Cimanggung Sumedang keracunan* 26 masih dirawat di RSUD Unpad* Polisi sebut katering bukan dapur MBG
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Sebanyak tiga santri korban keracunan massal usai menyantap makanan di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang ditangani medis di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (UNPAD), Jatinangor, sudah diperbolehkan pulang.
Septian, Humas RS Unpad, mengatakan, sebanyak tiga korban keracunan massal yang dirawat di RS Unpad telah pulang ke rumah masing-masing lantaran kondisinya sudah membaik.
"Total ada 29 orang yang dirujuk ke RS Unpad, 3 orang di antaranya sudah diizinkan pulang serta menjalani rawat jalan, dan 2 orang pasien pindah rujukan RS karena ingin dekat dengan tempat tinggalnya, "kata Septian, kepada Tribun, Minggu (21/12/2025).
Ia mengatakan, hingga saat ini tercatat 25 orang korban masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut.
"Mereka masih dalam perawatan medis, mereka berangsur membaik," katanya.
Baca juga: 42 Santri Nurrush Sholaah Cimanggung Sumedang Keracunan Membaik Tapi Belum Boleh Pulang dari RSKK
Diberitakan sebelumnya, peristiwa keracunan massal menimpa 116 santri dan warga di Pondok Pesanten Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung.
Peristiwa ini Jumat (19/12/2025). Para korban merasakan mual dan pusing.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 62 korban dievakuasi ke Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK), RSUD Cikopo Cicalengka, RS AMC, RS Unpad, dan RS Harapan Keluarga, dan 54 santri lainnya dirawat medis di lokasi pesantren
Kepolisian Sektor Cimanggung, Polres Sumedang telah menarik simpulan awal mengenai kronologi keracunan santri Ponpes Nuurush Sholaah di Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang ini.
Menu yang disantap juga sampelnya telah dibawa Tim Inafis Polres Sumedang dan Dinas Kesehatan Sumedang untuk dicek laboratorium.
Kompol Aan Supriatna, Kapolsek Cimanggung mengatakan menu yang disantap adalah nasi dengan ayam, telur baldo, ketang, dan sambal.
Kronologi kejadian ini. Menurutnya, santri Ponpes Nuurush Sholaah menyantap makanan seusai kegiatan pesantren pada Kamis (18/12/2025) malam. Baru pada Jumat dini hari, pukul 04.00-14.00, korban keracunan makanan mulai berjatuhan.
"Makanan katering itu dimasak di dapur di Cikancung, Kabupaten Bandung, bukan MBG," ucapnya.(*)
| Jumlah Korban Keracunan di Sebuah Ponpes Cimanggung Sumedang Jadi 177 Orang |
|
|---|
| 42 Santri Nurrush Sholaah Cimanggung Sumedang Keracunan Membaik Tapi Belum Boleh Pulang dari RSKK |
|
|---|
| Pernyataan RSKK Soal Kondisi Santri Nurrush Sholaah Sumedang yang Keracunan, Ada Warga Ikut Makan |
|
|---|
| Situasi di RSKK Tempat Sebagian Santri Nurrush Sholaah Sumedang Keracunan Dirawat, Malam Tadi |
|
|---|
| Daftar Nama Santri Nurrush Sholaah Cimanggung Sumedang yang Keracunan dan Dirujuk ke RS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/korbankeracunanmassalsalsalsal.jpg)