Rabu, 22 April 2026

Kemiskinan di Pangandaran

35 Ribu Warga Pangandaran Berada di Bawah Garis Kemiskinan

Dari sisi jumlah penduduk miskin, Pangandaran sempat mencatat penurunan pada periode 2017 hingga 2019

Penulis: Padna | Editor: Machmud Mubarok
istimewa/Kompas.com/Shutter Stock/Asep Sur
KEMISKINAN - Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Pangandaran dalam Angka 2025, salah satunya kenaikan garis kemiskinan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Foto Tugu Ikan Marlin, ikon Pangandaran. 

Sementara itu, tingkat keparahan kemiskinan di Pangandaran pada 2024 tercatat sebesar 0,29 persen. 

Angka ini relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, yakni 0,28 persen pada 2020, 0,27 persen pada 2021, 0,26 persen pada 2022, dan 0,27 persen pada 2023.

Tentu, tingkat keparahan kemiskinan menggambarkan kesenjangan pengeluaran di antara penduduk miskin. Nilai rendah ini menunjukkan kondisi ekonomi antar warga miskin relatif tidak jauh berbeda.

Menurutnya, kondisi ini pun mengindikasikan masih terbatasnya aktivitas ekonomi berbasis nilai tambah di masyarakat. 

Banyak warga di Pangandaran yang masih bergerak di sektor produksi bahan mentah tanpa pengolahan lanjutan.

"Misalnya cuma produksi padi, kayu, atau singkong, tapi belum sampai pada tahap pengolahan yang memberikan nilai tambah," kata Kosih. (*)

Baca Berita-berita TribunPriangan.com Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved