Rabu, 22 April 2026

Remaja Korban Terseret Arus di Pangandaran, Meninggal Dunia

Seorang remaja yang tenggelam setelah terseret arus laut di kawasan Cikidang, Blok Bulak

Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Padna
DILARANG BERENANG - Ilustrasi objek wisata pantai barat Pangandaran wilayah blok pos 5 yang dilarang untuk aktivitas berenang. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Seorang remaja yang tenggelam setelah terseret arus laut di kawasan Cikidang, Blok Bulak Setra Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan oleh nelayan yang memasang jaring di lokasi tidak jauh dari TKP, Jumat (27/3/2026) malam.

Korban bernama Muhamad Lufti Padilah (14), warga Dusun Kalapatiga RT 03 RW 08, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran. Ia merupakan anak ketiga dari pasangan Hamdan (almarhum) dan Atin Solihatin (50).

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan bahwa korban sudah ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

"Korban ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 20.30 WIB. Malam itu juga langsung kami lakukan evakuasi," ujar Sakio kepada Tribun melalui WhatsApp, Sabtu (28/3/2026) pagi.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Meski demikian, tubuh korban masih dalam kondisi utuh.

Setelah proses evakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Pada Sabtu pagi, korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Babakan.

Diketahui, Lufti terseret arus laut ketika hendak menolong satu saudaranya bernama Azam. 

Namun nahas, Lufti terseret arus hingga tenggelam, sedangkan Azam dalam kondisi selamat setelah terhempas ke daratan.

Peristiwa itu terjadi di Cikidang Blok Bulak Setra Pantai Timur Pangandaran, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved