Investasi Bodong di Pangandaran
Cerita Nanang di Pangandaran Menjadi Karyawan MBA dengan Level Manager
Di tengah perjuangan melawan penyakit diabetes yang dideritanya sejak masa pandemi Covid-19, Nanang Suryana (55)
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Di tengah perjuangan melawan penyakit diabetes yang dideritanya sejak masa pandemi Covid-19, Nanang Suryana (55), warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menemukan harapan baru melalui sebuah aplikasi promosi pariwisata bernama MBA
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Di tengah perjuangan melawan penyakit diabetes yang dideritanya sejak masa pandemi Covid-19, Nanang Suryana (55), warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menemukan harapan baru melalui sebuah aplikasi promosi pariwisata bernama MBA.
Nanang yang saat ini berstatus sebagai karyawan formal dengan level Manager Pemasaran (posisi non-struktural untuk pengembangan tim dan penentuan penghasilan), mengaku pertama kali mengenal MBA melalui media sosial.
Saat itu, Ia berkenalan dengan seorang warga negara asing yang mengaku berasal dari Inggris, bernama Mrs. Natalie.
"Awalnya saya ragu, karena saat ini banyak modus penipuan melalui aplikasi. Tapi saya mencoba mengikuti magang selama 10 hari pada Mei 2025," ujar Nanang kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Kamis (12/2/2026) siang .
Saat menerima tawaran tersebut, kondisi fisik Nanang masih lemah. Ia sudah hampir tiga tahun berjuang melawan diabetes.
Baca juga: Warga Pangandaran Diimbau Waspada Modus Permainan Uang Investasi
Bahkan, pada masa terburuknya, ia hanya bisa terbaring di tempat tidur bergantung pada bantuan istri dan anaknya untuk bangun dan beraktivitas.
Perjuangan keluarga menjadi kekuatan utama bagi Nanang. Biaya pengobatan yang tidak sedikit sempat mengguncang kondisi ekonomi keluarganya. Namun, perlahan Ia mulai memasuki fase pemulihan.
Pada 22 Mei 2025, Ia mendapatkan informasi lowongan kerja yang ditawarkan oleh Mrs. Natalie, yang memperkenalkan perusahaan bernama MBA Stack Limited yang berkantor pusat di London, Inggris.
Melalui proses magang dan bimbingan selama 10 hari, Nanang mengaku mendapatkan motivasi baru.
"Penyampaian materi yang sabar dan penuh motivasi membuat saya semangat kembali, meskipun dalam kondisi sakit," ucapnya.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jabar, Nanang menilai Pangandaran memiliki potensi besar untuk berkembang melalui promosi digital berskala internasional.
Menurutnya, konsep promosi pariwisata yang dijalankan MBA Stack Limited dinilai sejalan dengan visi Kabupaten Pangandaran sebagai kabupaten pariwisata yang mendunia.
"Dulu saya berharap, jika berjalan baik, MBA itu dapat berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah," kata Nanang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/consumebrmbapangandaranrarnarnar.jpg)