Jumat, 17 April 2026

Libur Akhir Tahun 2025

Liburan di Pangandaran? Ini 5 Kuliner Khas Selain Seafood yang Wajib Dicoba saat Bersantai

Berikut ini terdaapt info tentang "Liburan di Pangandaran? Ini 5 Kuliner Khas Selain Seafood yang Wajib Dicoba"

Kompas.com
KULINER KHAS PANGANDARAN - Liburan di Pangandaran? Ini 5 Kuliner Khas Selain Seafood yang Wajib Dicoba saat Bersantai. Ilustrasi Dawet Khas Pangandaran 

Selain potongan daging ayam, soto ini dilengkapi dengan berbagai macam sayuran dan makanan lainnya, seperti tauge, bihun, daun bawang, kacang, kerupuk merah, dan bawang goreng.

3. Sate Galunggung

Ilustrasi Sate Galunggung khas Pangandaran. (Dok. Shutterstock/ onyengradar)
Ilustrasi Sate Galunggung khas Pangandaran. (Dok. Shutterstock/ onyengradar) (Kompas.com)

Kalau di Tasikmalaya ada Gunung Galunggung, kalau di Pangandaran ada sate Galunggung.

Sate Galunggung adalah nama dari sebuah rumah makan yang ada di Pangandaran.

Sate Galunggung adalah kuliner khas yang sudah ada sejak 70 tahun silam lho.

Cita rasa daging ayam hingga kambing yang disajikan terasa begitu gurih saat disantap bersama bumbu kacangnya.

Sate ini cocok dipadukan dengan hidangan lain, seperti nasi, kuah sop buntut, atau tengkleng, sop sapi, dan lainnya.

Baca juga: Libur Akhir Tahun 2025: 5 Daftar Kuliner Sunda Khas Tasikmalaya Ini Melegenda dan Bikin Candu

4. Pindang Gunung

Ilustrasi ikan pindang. (Dok. Shutterstock/ Su noto)
Ilustrasi ikan pindang. (Dok. Shutterstock/ Su noto) (Kompas.com)

Pengen makan makanan yang berempah dan enak dimakan pakai nasi hangat, cobain deh Pindang Gunung.

Pindang Gunung adalah sup ikan yang menawarkan cita rasa dari perpaduan rempah-rempah khas Sunda.

Daya tarik utama hidangan ini terletak di bumbu khas yang dibuat dari buah kantan atau kecombrang sebagai bahan penyedap.

5. Tulang Jambal Roti

Tribuners, makanan khas Pangandaran yang yang wajib dicoba selanjutnya adalah Tulang Jambal Roti.

Ikan Jambal Roti adalah sejenis ikan keting yang hidup di laut.

Jadi hidangan ini tidak disajikan dalam bentuk utuh, melainkan potongan-potongan daging ikan yang masih menempel pada tulang.

Saat disajikan, hidangan ini akan menimbulkan aroma yang begitu kental dan menggugah selera. 

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved