Pedagang di Pantai Barat Pangandaran Pilih Berdamai dengan Monyet Jail dari Cagar Alam
Pedagang di Pantai Barat Pangandaran Pilih Berdamai dengan Monyet Jail dari Cagar Alam
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sejumlah pedagang di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat setiap harinya menghadapi tantangan tak biasa.
Bukan hanya soal persaingan dagang atau cuaca ekstrem, melainkan serangan dari kawanan monyet liar yang datang dari kawasan Cagar Alam Pangandaran.
Tentu, fenomena ini bukan hal baru. Karena, sejumlah pedagang pun telah menganggap kehadiran primata nakal tersebut sebagai bagian dari risiko usaha di area wisata alam.
Meski kerap merepotkan, banyak dari mereka memilih untuk berdamai dan menjadikan sebagai bagian dari keseharian.
Seorang pedagang yang berjualan di dekat area Cagar Alam, Suryati (44) mengaku hampir setiap hari didatangi kawanan monyet tak diundang. Jumlahnya pun bisa lebih dari sepuluh ekor dalam satu waktu.
Baca juga: TKD Dipangkas Rp 144 Miliar, Ketua DPRD Pangandaran Sebut Momentum Pemerintah Daerah Mandiri
"Tapi itu memang risiko kita, karena tempat dagang ini memang dekat dengan kawasan Cagar Alam," ujar Suryati kepada sejumlah wartawan di warungnya, Selasa (21/10/2025) sore.
Monyet-monyet itu kerap mengambil barang dagangan, terutama jajanan dan minuman yang menjadi favorit mereka. Meski begitu, Suryati mengaku tidak marah ataupun kesal.
"Biasanya yang diambil itu minuman yang manis-manis. Tapi gak apa-apa, saya anggap saja sodaqoh," ucapnya.
Meski demikian, Ia tetap harus waspada. Sebab, monyet sering datang diam-diam saat pedagang lengah.
"Jika datang secara berkelompok, kita pedagang harus ekstra hati-hati agar dagangan tidak ludes diserbu monyet," kata Suryati.
Petugas Taman Wisata Alam (TWA) Pangandaran, Hadiat Kelsaba menyebut, perubahan perilaku monyet yang kini semakin berani dan agresif disebabkan oleh intensitas interaksi dengan manusia terutama para wisatawan.
"Karakter monyet itu beda-beda. Ada yang manja dan ada yang nakal. Tapi yang jail itu biasanya karena sudah terbiasa diberi makanan," ujarnya.(*)
| Rayakan Kemenangan Persib Bandung, Bobotoh Tasikmalaya Gratiskan Dagangannya |
|
|---|
| Pengendara Motor Tak Pakai Helm di Pangandaran akan Kena Tilang ETLE |
|
|---|
| Jalur Pantai Batuhiu-Madasari Akan Terang Benderang, Dishub Pasang 243 Unit Lampu |
|
|---|
| Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Ala Koboy Lengkap dengan Kudanya |
|
|---|
| Momen Perpisahan Sekda Kabupaten Pangandaran, Kusdiana Purna Tugas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/monyetliarliarliar.jpg)