Breaking News
Kamis, 4 Juni 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Singkat Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Jaga Diri dari 10 Tanda Lemahnya Iman

Naskah Khutbah Jumat 19 Zulhijjah 1447 H/5 Juni 2026: Jaga Diri dari 10 Tanda Lemahnya Iman

Tayang:
Pinterest
KHUTBAH SHALAT JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 19 Zulhijjah 1447 H/5 Juni 2026: Jaga Diri dari 10 Tanda Lemahnya Iman. Ilustrasi pelaksanaan Shalat Jumat (Pinterest/NowadayJournal) 

Persis seperti firman Allah ‘azza wajalla ketika menyebutkan beberapa sifat orang munafik yang suka malas mengerjakan shalat.

وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ

“Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas.” (QS. An-Nisa’: 142)

Orang yang malas melaksanakan amal ketaatan, tumbuh dari sikap kurangnya rasa kepedulian terhadap hukum dan keutamaan amal ketaatan tersebut. Akhirnya ia mulai meremehkan kedisiplinan waktu pelaksanaan amal ketaatan. Seolah, ia telah kehilangan harapan besar untuk mengharap pahala dari Allah ‘azza wajalla.

Tanda lemahnya iman berupa malas ibadah ini terwujud dalam sikap menunda pelaksanaan haji padahal ia mampu, mundur dari medan perang padahal dia mampu untuk maju, menunda pelaksanaan shalat wajib padahal tidak ada uzur, bermalas-malas mendatangi shalat Jumat padahal dalam kondisi longgar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لاَ يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ عَنِ الصَّفِّ الأَوَّلِ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِى النَّارِ

“Tiada henti-hentinya suatu kaum mengakhirkan dari shaf pertama sehingga Allah mengakhirkan mereka dalam neraka.” (HR. Abu Daud No. 679)

Ketika ia tidur, sama sekali tidak memiliki kewaspadaan jika saja tidurnya melampaui jadwal waktu shalat. Bahkan ia tidak berhasrat untuk mengqadha shalat yang ia tinggalkan.

Ia tidak peduli untuk ikut shalat Ide bersama kaum muslimin. Ia tidak peduli untuk ikut menyalatkan dan mengantar jenazah muslim ke pemakamannya. Ia tidak peduli untuk ikut melaksanakan shalat gerhana bersama kaum muslimin.

Gambaran ini sangat bertolak belakang dengan sifat seorang mukmin sejati sebagaimana difirmankan Allah ‘azza wajalla,

فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ ۖوَوَهَبْنَا لَهٗ يَحْيٰى وَاَصْلَحْنَا لَهٗ زَوْجَهٗۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا يُسٰرِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَيَدْعُوْنَنَا رَغَبًا وَّرَهَبًاۗ وَكَانُوْا لَنَا خٰشِعِيْنَ

“Maka Kami kabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sungguh, mereka selalu bersegera dalam mengerjakan kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90)

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 29 Mei 2026: Cara Menjauhi Larangan Allah SWT

Kedua: Melakukan kedurhakaan dan dosa

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved