Rabu, 27 Mei 2026

Idul Adha 1447 H

Naskah Khutbah Istimewa Idul Adha 2026: Ikhlas dalam Kehilangan dan Berkurban

Khutbah Istimewah Idul Adha 2026: "Belajar Arti Kehilangan Demi Memiliki Allah Subahana Wataala"

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
SERAMBI/M Anshar
KHUTBAH IDUL ADHA - Khutbah Istimewah Idul Adha 2026: "Belajar Arti Kehilangan Demi Memiliki Allah Subahana Wataala". 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Hari Raya Idul Adha, atau yang sering dikenal dengan Lebaran Haji, hampir sampai pada kita dalam beberapa jam kedepan.

Sekedera info, merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI dan hasil sidang isbat yang berlangsung pada Minggu, (17/5/2026) lalu, Hari Raya Idul Adha 1447 H diprediksi akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka umat Islam dapat melaksanakan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026, yang didahului dengan puasa Tarwiyah pada Senin, 25 Mei 2026.

Seperti yang telah diketahui bersama, salah satu rukun dalam melaksanakan Hari Raya Idul Adha, adalah menggelar Sholat.

Permulaan shalat sunnah hari raya Seperti Idul Adha, diwajibkan untuk menyampaikan khutbah, sebagai pengingat bagi umat Muslim.

Baca juga: 20 Poster Lucu Hari Raya Idul Adha Full Konsep Qurban 2026, Cocok Jadi Postingan IG, WA, dan FB

Permulaan shalat sunnah hari raya Seperti Idul Adha, diwajibkan untuk menyampaikan khutbah, sebagai pengingat bagi umat Muslim.

Khutbah dengan tema Idul Adha bisa menjadi cara dakwah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Khutbah dengan tema Idul Adha bisa dibawakan ketika sholat Jumat atau saat sholat Idul Adha.

Lewat contoh khutbah yang telah dirangkum, khatib bisa mengajak sekaligus mengingatkan kepada jemaah tentang pentingnya menjaga keimanan dan ketakwaan melalui ibadah kurban. 

Berikut ini telah terangkum Contoh Teks Khutbah Sholat Idul Adha yang bisa dijadikan referensi saat Pelaksanaan Shalat Ied nanti.

Baca juga: 15 Quotes Berkurban untuk Postingan IG, WA, dan FB Khusus GenZ: Sembelihlah Sifat Hewani dalam Diri

"Belajar Arti Kehilangan Demi Memiliki Allah Subahana Wataala"

Khutbah I

 اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ اَلْحَمْدُ لِلهِ الرَّحِيْمِ الرَّحْمَنِ، أَمَرَ بِالتَّرَاحُمِ وَجَعَلَهُ مِنْ دَلاَئِلِ الإِيْمَانِ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الْمُتَوَالِيَةِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ، الرَّحْمَةُ الْمُهْدَاةُ، وَالنِّعْمَةُ الْمُسْدَاةُ، وَهَادِي الإِنْسَانِيَّةِ إِلَى الطَّرِيقِ الْقَوِيْمِ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ أَمَّا بَعْدُ: فَأُوْصِيْكُمْ عِبَادَ اللهِ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hadirin-hadirat jamaah shalat Idul Adha yang dimuliakan Allah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan rasa takwa kepada Allah subhanahu wata’ala dengan menjalankan perintah-perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Pada hari ini yang dimulai setelah kita menyelesaikan shalat ‘Id, kita disunnahkan untuk berkurban, yakni menyembelih binatang seperti kambing atau sapi yang kemudian dagingnya kita makan, kita hadiahkan dan kita sedekahkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kesunnahan berkurban ini berkaitan dengan sejarah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang diuji keimanannya oleh Allah untuk melepaskan sesuatu yang paling ia cintai di dunia ini, yakni dengan menyembelih putranya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved