Selasa, 19 Mei 2026

Idul Adha 1447 H

1 Zulhijah 1447 H, Jadwal Hari Pertama Puasa Arafah dan Tarwiyah

Berikut ini terdapat info tentang H-10 Hari Raya Haji: Begini Doa yang Afdal saat Sembelih Hewan Qurban, Lengkap Artinya

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Dedy Herdiana
JADWAL PUASA ARAFAH - Besok Masuk 1 Zulhijah 1447 H, Jangan Lupa Ada Puasa Arafah dan Tarwiyah, Catat Ini Jadwalnya. iLUSTRASI PUASA dibuat 23012026 

Pasalnya, pada hari-hari tersebut sebagian umat Islam melaksanakan ibadah haji dan juga memperingati hari raya dengan penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: Jadwal Puasa Sunnah Mei 2026: Ayyamul Bidh, Tarwiyah, Arafah dan Prediksi Idul Adha 1447 H

Namun siapa sangka, tak hanya puasa Ramadan sebelum masuk Lebaran Idul Fitri, pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah juga terdapat puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Zulhijah, sebelum Idul Adha.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan kedua puasa tersebut, karena begitu besar keutamaan yang terkandung di dalamnya. 

Puasa ini bertepatan dengan berkumpulnya jemaah haji di Padang Arafah, dan hanya dianjurkan bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Lantas, kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 bisa dikerjakan?

Jadwal Puasa Araffah dan Tarwiyah 2026

Hingga detik ini, belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah, mengenai kapan awal bulan Zulhijah 1447 H akan dimulai. 

Pasalnya, ketetapan tersebut akan diambil berdasarkan hasil sidang isbat di penghujung bulan Zulkaidah nanti.

Meski begitu, merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI, Hari Raya Idul Adha 1447 H diprediksi akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka umat Islam dapat melaksanakan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026, yang didahului dengan puasa Tarwiyah pada Senin, 25 Mei 2026.

Baca juga: Hari Raya Idul Adha 1447 H/ 2026 Akan Jatuh Pada Tanggal Ini di Bulan Mei

Tata Cara dan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Tata cara pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah pada dasarnya sama dengan puasa sunnah lainnya, perbedaan utamanya hanya terletak pada niat. Agar ibadah puasa memperoleh keutamaan maksimal, berikut tata cara selengkapnya:

  • Membaca niat
  • Makan sahur
  • Menjaga perilaku dan perkataan, serta segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa
  • Berbuka puasa secara sunnah, yaitu dengan kurma dan air putih
  • Memperbanyak doa dan zikir

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Masih merujuk pada sumber sebelumnya, berikut bacaan niat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan Lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat puasa tarwiyah sunnah karena Allah."

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved