Senin, 18 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Jangan Merusak Hati dengan Kufur Nikmat

Berikut ini terdapat info tentang Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Jangan Merusak Hati dengan Kufur Nikmat

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunNews.com
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Jangan Merusak Hati dengan Kufur Nikmat. Ilustrasi Sholat Jumat 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Hidup sebagai manusia yang patuh akan aturan dan ketetapan Tuhan menjadi poin utama tiap muslim dihidupakan di muka bumi.

Namun apa jadi, seorang muslim tersebut hidup hanya dengan menuruti kehendak dirinya sendiri, tanpa menaruh batasan.

Hal ini justru menunjukan sikap pembangkang kepada Allah ta'ala sebagai Tuhannya.

Sebab, seperti yang kita tahu bersama berserah dan bersyukur menjadi pintu dari segala kebaikan dunia dan akhirat terlebih dengan tanggung jawab sebagai seorang muslim.

Justru kebalikan, jika hal buruk yang terus menumpuk dari sifat tidak mau diatur tersebut terus menggunung, karena bisa menimbulkan sifat-sifat lain seperti hasad, dengki, sombong, dan semisal dengan itu adalah debu-debu dunia yang bisa memburamkan hati.

Bahkan dia berniat memutus nikmat Allah Ta'ala dari orang tersebut. Karenanya, hendaknya, yang lebih baik dilakukan muslimin adalah bersyukur dan memperbanyak ibadah kepada Allah.

Tentu ini penting untuk terus jadi peringatan dan tertanam dalam benak tiap muslim.

Untuk itu, khutbah jumat kali ini mengangkat topik tersebut, dengan judul "Jangan Merusak Hati dengan Kufur Nikmat".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Cinta Allah datang Bersamaan dengan Cobaan Kehidupan

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى : وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah,

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Pemurah. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang semakin kompleks ini, marilah kita bersama-sama merenungkan betapa besar nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita. Nikmat kesehatan, nikmat keluarga, nikmat rezeki, dan nikmat iman yang mengantarkan kita pada kebenaran-Nya. Sungguh, setiap detik kehidupan adalah anugerah yang sepatutnya kita syukuri.

Selain itu, mari kita tetap merutinkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai bukti cinta dan penghormatan kita terhadap beliau yang telah membawa cahaya Islam kepada dunia. Shalawat bukan hanya sekadar doa, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah serta mengundang rahmat-Nya. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Imam Muslim:

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Artinya, “Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali,” (HR Muslim)."

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved