Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: 4 Kunci Ibadah Diterima dengan Mudah di Sisi Allah
Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: 4 Kunci Ibadah Diterima dengan Mudah di Sisi Allah
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNPRIANGAN.COM - Ibadah merupakan sebuah kata yang amat sering terdengar di kalangan kaum muslimin, bahkan mungkin bisa kita pastikan tidaklah seorang muslim kecuali pernah mendengarnya.
Ibadah juga merupakan tujuan diciptakannya seluruh jin dan seluruh manusia, sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan seluruh jin dan seluruh manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu“.(QS : Adz Dzariyat [51] :56).
Semua muslim pun diperintahkan beribadah dengan konteks yang tidak mudah, entah dari segi pengerjaannya, bahkan hingga dari segi mempertahankan ritme ibadah tersebut.
Untuk itu, penting untuk terus diingatkan mengenai apa saja tahapan ibadah yang mudah untuk terima agar terus menguatkan jiwa untuk terus beribadah sepanjang hidupnya.
Berikut ini terdapat salah satu topik penting untuk disampaikan dalam Khutbah Jumat esok hari, dengan judul "4 Kunci Ibadah Diterima dengan Mudah di Sisi Allah".
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Jangan Berbuat Zalim di Bulan Mulia Zulikaidah
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Menjadi keniscayaan bagi kita untuk senantiasa bersyukur kepada Allah swt atas karunia nikmat yang tidak bisa kita hitung satu persatu dalam kehidupan di dunia ini. Semua ini harus disyukuri agar senantiasa ditambah oleh Allah, bukan malah dikufuri sehingga nikmat ini akan dicabut dan diganti dengan siksa yang pedih.
Shalawat serta salam juga harus kita sampaikan kepada suri tauladan kita, Nabi Muhammad saw yang telah memberi petunjuk kepada kita bagaimana menjalani dan melaksanakan misi hidup dengan baik. Melalui firman Allah yang disampaikan kepada beliaulah, kita tahu bahwa tujuan diciptakannya kita ke dunia ini hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Tugas kita beribadah di dunia ini harus kita perkuat dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah agar kita senantiasa berada pada jalur yang benar sesuai syariatNya. Mari kita kuatkan ketakwaan ini dengan sekuat tenaga menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an surat Az-Zariyat ayat 56:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Artinya: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”
Dalam Tafsir Al-Misbah disebutkan bahwasanya ibadah yang harus kita lakukan ini sejatinya bukanlah kewajiban, tetapi merupakan kebutuhan dan kebahagiaan yang akan kembali kepada kita sendiri. Pentingnya ibadah sebagai kebutuhan kita ini, sampai Allah menggunakan kata ‘Aku’ yang menunjukkan bahwa perintah ini langsung datang dari Allah. Bukan melalui perantara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Sholat-Subuh.jpg)