Jumat, 24 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Mengenal Nabi Melalui Maulid

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025 Bertemakan Mengenal Nabi Melalui Maulid

Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jamaah saat mendengar khutbah Jumat di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Jumat (21/2/2025). Berikut Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Mengenal Nabi Melalui Maulid 

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Di antara perkara yang dinilai baik oleh kaum muslimin dari masa ke masa dan disepakati sebagai sesuatu yang disyariatkan adalah merayakan Maulid Baginda Nabi Muhammad SAW.

Merayakan Maulid termasuk kebaikan yang diganjar pahala yang agung. Sebab dengan peringatan maulid, seseorang menampakkan suka cita dan kebahagiaan atas kelahiran Nabi yang mulia. Peringatan maulid, meskipun tidak pernah dilakukan di masa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, namun ia termasuk bid'ah hasanah yang disepakati kebolehannya oleh para ulama. Peringatan maulid pertama kali dilakukan di awal abad ke tujuh hijriah oleh raja al-Muzhaffar, seorang raja yang mujahid, berilmu dan bertakwa. Beliau adalah penguasa Irbil, salah satu wilayah di Irak. Dalam peringatan maulid yang ia laksanakan, ia mengundang banyak para ulama di masanya. Mereka semua menganggap baik apa yang dilakukan oleh raja al-Muzhaffar. Mereka memujinya dan tidak mengingkarinya.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Rasulullah SAW Sebagai Rahmat Bagi Alam Semesta

Para pecinta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang berbahagia,

Para ulama sepeninggal raja al-Muzhaffar juga tidak ada seorang pun di antara mereka yang mengingkari peringatan maulid. Bahkan al-Hafizh Ibnu Dihyah dan lainnya menulis karangan khusus tentang maulid. Peringatan maulid juga dinilai bagus oleh al-Hafizh al-'Iraqi, al-Hafizh Ibnu Hajar, al-Hafizh as-Suyuthi dan lainnya. Hingga kemudian pada sekitar 200 tahun yang lalu, muncul sekelompok orang yang mengingkari peringatan maulid dengan keras. Mereka mengingkari perkara yang dinilai baik oleh umat Islam dari masa ke masa selama berabad-abad lamanya.

Mereka menganggap bahwa peringatan maulid adalah bid'ah yang sesat. Mereka berdalih dengan sebuah hadits yang mereka ditempatkan tidak pada tempatnya, yaitu hadits كُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ (Setiap perkara baru yang tidak pernah dilakukan pada masa Nabi adalah bid'ah). Hadits ini memang sahih. Akan tetapi maknanya tidaklah seperti yang mereka katakan. Para ulama menjelaskan, makna hadits tersebut bahwa perkara yang dilakukan sepeninggal Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah bid'ah yang buruk dan tercela kecuali perkara yang sesuai dengan syariat

Jadi kata "Kullu" dalam hadits tersebut maknanya bukanlah "semua tanpa terkecuali", tapi "al aghlab" (sebagian besar). Hal ini sebagaimana dalam firman Allah yang menceritakan tentang angin yang menjadi azab bagi kaum 'Ad:

تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍۢ بِاَمْرِ رَبِّهَا (سورة الأحقاف: ٢٥)

Maknanya: "Angin itu menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya" (QS al-Ahqaf: 25)

Kenyataannya, angin tersebut tidak menghancurkan segala sesuatu. Tidak menghancurkan bumi dan langit. Angin tersebut hanya menghancurkan kaum 'Ad dan harta benda mereka. Allah menggunakan redaksi "semua", tapi yang dimaksud adalah "sebagian".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Momen Maulid Nabi Muhammad SAW Untuk Perbaiki Moral

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَىْءٌ (رواه مسلم وغيره)

Maknanya: "Barangsiapa merintis perkara baru yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa berkurang pahala mereka sedikit pun." (HR Muslim dan lainnya)

Oleh karenanya, Imam asy-Syafi'i radhiyallahu 'anhu berkata:

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved