Senin, 11 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Bijak Menyikapi Perbedaan Pendapat

Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025, dengan judul Bijak Menyikapi Perbedaan Pendapat

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Tribunjabar.id
NASKAH KHUTBAH TERBARU - Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Bijak Menyikapi Perbedaan Pendapat. Ilustrasi shalat (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025, dengan judul Bijak Menyikapi Perbedaan Pendapat

Hari Jumat merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari bagi umat muslim diseantero dunia, yang diyakini sebagai hari penuh keberkahan.

Pasalnya dalam hari tersebut pun setiap muslim yang balig diwajibkan untuk mengerjakan shalat Jumat, yang menjadi salah satu penanda perayaan hari raya kecil atau hari raya mingguan bagi umat muslim.

Adapun beberapa syarat berlaku dalam pelaksanaan salat Jumat, di antaranya adalah melangsungkan Khutbah sebagai rukun dalam salat Jumat.

Dalam bekhutbah sang khotib menerangkan perihal ketaatan kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Momen Maulid Nabi Muhammad SAW Untuk Perbaiki Moral

Terdapat berbagai macam tema dalam menyampaikan Khutbah Jumat, tapi kali ini Tribun Priangan akan mengulas salah satu diantanranya, dengan judul Bijak Menyikapi Perbedaan Pendapat.

Khutbah I 

اَلْحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ رَسُولِ اللَّهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاه. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَانَبِيّ بعدَهُ. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ. وَقَالَ اِذَا جَاءَكَ الْمُنٰفِقُوْنَ قَالُوْا نَشْهَدُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُ اللّٰهِ ۘوَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُهٗ ۗوَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَكٰذِبُوْنَۚ 

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah 

Allah SWT menciptakan dunia ini dengan penuh keragaman dan perbedaan. Manusia dilahirkan dalam bentuk yang berbeda-beda, baik jenis kelamin, warna kulit, bentuk tubuh, dan lain-lain. Semua perbedaan ini adalah bagian dari rahmat Tuhan yang harus diterima dan disyukuri. Bayangkan bila semua makhluk Tuhan itu sama. Semua makhluk hidup laki-laki, tidak ada yang perempuan. Dunia tidak akan terasa indah dan pasti membosankan. Justru dengan adanya perbedaan itu dunia menjadi indah. Dalam Surat Al-Hujurat ayat 13, Allah SWT berfirman:

 يَا أَيُّهَا النَّاس إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ 

Artinya, “Wahai manusia, sungguh Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita dan menjadikanmu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kamu saling mengenal. Sungguh orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang bertakwa. Sungguh Allah Maha mengetahui lagi Maha mengenal.” (Surat Al-Hujurat ayat 13). 

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 5 September 2025: Islam Cerminkan Cinta Tanah Air dengan Kritikan Santun

Dalam ayat lain, Surat Hud, Allah SWT berfirman:

 وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً  

“Artinya Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikanmu manusia umat yang satu…..” Perbedaan yang ada di dunia ini adalah bagian dari kehendak Tuhan. Pasti ada tujuannya mengapa makhluk hidup diciptakan berbeda-beda. Di antara tujuannya adalah saling mengenal antara satu sama lainnya. Perbedaan di sini tidak hanya sebatas perbedaan fisik, tetapi juga perbedaan pemikiran. Antara satu manusia dan manusia lainnya terkadang punya pemikiran yang berbeda-beda, termasuk dalam memahami agama. Perbedaan itu disebabkan oleh banyak faktor, bisa jadi karena pendidikan, tempat tinggal, perbedaan sumber bacaan, dan lain-lain.  

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved