Jumat, 12 Juni 2026

Lukisan Srihadi Tembus Harga Rp 2,6 Miliar Pada Lelang Karya Maestro di Pasar Seni ITB 2025 

Lukisan Srihadi disebut sudah menembus Rp 2,6 miliar, lelang akan ditutup dalam gala dinner yang rencananya menghadirkan para kolektor, seniman

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar / Nappisah
LELANG LUKISAN - Lukisan yang didonasikan untuk dilelang di Aula Timur ITB, Minggu (19/10/2025). Lelang lukisan ini bagian dari Pasar Seni ITB 2025. 

Di balik gegap gempita panggung dan stan-stan kreatif mahasiswa, terdapat satu ruang yang paling banyak didatangi pengunjung: Aula Barat dan Aula Timur ITB. 

Dua ruangan ini disulap menjadi galeri megah tempat karya-karya maestro dipamerkan mulai dari Srihadi Soedarsono, Ahmad Sadali, Hendra Gunawan, hingga Nyoman Nuarta.

Kurator Abdul Sobur dari Adicitra mengungkapkan bahwa animo pengunjung sangat tinggi.

“Dugaan kami ada sekitar 500 ribu pengunjung yang datang, bahkan bisa lebih. Karena ruangan ini memajang karya para maestro, pengunjung kami batasi dengan tiket supaya tidak terlalu penuh,” jelasnya.

Lelang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kolektor dan penikmat seni.

“Karya dilelang mulai dari harga yang ditentukan oleh senimannya sendiri. Harga terus bergerak, tergantung minat pembeli. Nanti tanggal 21 akan ditutup, dan kita akan tahu mana yang tertinggi,” kata Sobur.

Beberapa karya mencapai harga fantastis. Lukisan Srihadi disebut sudah menembus Rp 2,6 miliar, sementara karya sumbangan Kartini Basuki, ibu Menteri Pariwisata, diperkirakan bernilai Rp 400–500 juta. Bahkan, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut menyumbangkan satu karya lukisan yang akan diserahkan ke panitia untuk dilelang.

Lelang akan ditutup dalam gala dinner yang rencananya menghadirkan para kolektor, seniman, dan tokoh budaya nasional.

Di sisi lain, lorong-lorong kampus dipenuhi kios-kios mahasiswa dan alumni yang menjual karya desain, instalasi, fotografi, hingga kerajinan kontemporer. 

Di antara mereka, pengunjung bisa mencicipi kopi lokal, makanan tradisional, atau sekadar bersantai sambil menyaksikan mural raksasa yang terpajang di beberapa sudut kampus. 

Dalam kesempatan tersebut, beberapa karya seni dilelang, sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung program Dana Lestari ITB (Endowment Fund). 

Karya-karya ini kemudian akan dilelang secara virtual melalui situs resmi adicitraganesha.com, dan hasilnya akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan aktivitas Tridarma Perguruan Tinggi di ITB. 

Program Dana Lestari ini dikelola oleh Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) ITB bekerja sama dengan komunitas alumni Salam Ganesha.

Ketua Panitia Adicitra, Rizky A. Zaelani, menyampaikan harapannya agar melalui gelaran seperti ini mendulang antusiasme terhadap seni terus tumbuh dan berkembang, seiring dengan semakin kuatnya sinergi antara seni, pendidikan, dan masyarakat.

Sebagai catatan, kata dia, sepanjang tahun 2024, Dana Lestari ITB berhasil menghimpun dana sebesar Rp 13,85 miliar. 

Dana tersebut telah dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, program beasiswa, hingga kegiatan ITB lainnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved