Macan Tutul Kabur

Macan Tutul yang Kabur Diduga Sembunyi di Zona 3 Lembang Park and Zoo

Dari hasil pemantauan drone thermal dan petugas, macan tutul yang kabur tu berada di Zona 3 Lembang Park and Zoo.

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Rahmat Kurniawan
Petugas Lembang Park Zoo saat menunjuk Zona 3 yang diduga menjadi lokasi keberadaan macan tutul yang kabur. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG BARAT - Macan tutul yang kabur dari kandang masih berada di dalam area Lembang Park and Zoo

Dari hasil pemantauan drone thermal dan petugas, macan tersebut berada di Zona 3 Lembang Park and Zoo.

"Betul (masih di area dalam), alhamdulillah. Belum jauh ke perkampungan," kata Kepala Seksi Konservasi SDA Wilayah III Bandung sekaligus Koordinator Lapangan, Ujang Acep, Jumat (29/8/2025).

Petugas telah menyusul sejumlah skema penangkapan hewan yang kabur dari kandang sejak Kamis (28/8/2025) pagi.

Sejumlah kandang perangkap dan jaring penjerat telah disiapkan untuk menangkap macan tutul.

Baca juga: Tim Rescue Taman Satwa Cikembulan Garut Ikut Pantau Macan yang Lepas di Lembang Park and Zoo

Ada dua lokasi dengan tiga titik penangkapan atau penyergapan yang dibuat oleh petugas. Di masing-masing titik, petugas penembak bius telah bersiaga.

"Kita giring dengan anjing K9, sementara di sisi lain sudah siap tim jerat jaring. Ada dua lokasi yang harus dilakukan penyergapan. Jika anjing K9 mendekati objek, biasanya dia akan diam dan duduk. Jika lari, pergerakan akan dipersempit lagi ke arah jaring. Jaring tadi pun apabila diloloskan, masih ada lapis berikutnya. Jadi ada tiga titik penyergapan, semakin sempit di lapisan terakhir. Selain itu, ada dua tim pembius yang disiapkan. Di masing-masing titik ada dokter hewan untuk melakukan pembiusan," jelasnya.

Untuk menambah tingkat keberhasilan, umpan untuk memancing macan ke kandang perangkap akan diganti. Yang semula menggunakan ayam akan beralih dengan anak domba.

"Karena kandang jebak yang kita pasang tadi malam hanya dilewati di pinggir, dia tidak masuk. Objek penariknya akan kita coba ganti dengan menggunakan anak domba. Karena anak domba berisik, sedangkan ayam cenderung tidur pada malam hari," ujarnya.

Ujang optimis upaya penangkapan macan tutul akan membuahkan hasil. Apalagi, lokasi keberadaan macan tutul telah terdeteksi oleh petugas.

"Insyaallah hari ini, mudah-mudahan bisa dapat," tandasnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved