Selasa, 14 April 2026

Sosok Bapak Pramuka

Hari Tunas Nasional, Ini dia Sosok Pencetus dan Pencipta Gerakan Pramuka di Indonesia

Robert Baden-Powell adalah Bapak Pramuka (Pandu) Sedunia, sedangkan Sri Sultan Hamengkubuwono IX dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia, ini sosoknya

Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan Hamengku Buwono IX (KOMPAS/DUDY SUDIBYO DS) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Peringatan hari Nasional tak pernah lepas dari sosok-sosok di balik perjuangan serta pergerakan yang dikenang hingga saat ini.

Tak terkecuali pada hari ini, bertepatan tanggal 14 Agustus yang diperingati sebagai HUT Pramuka.

Baca juga: Mengenal KH Muhyiddin, Sosok yang Meneguhkan Ridwan Kamil Menghadapi Polemik Al Zaytun

Seperti yang telah diketahui, Robert Baden-Powell adalah Bapak Pramuka (Pandu) Sedunia, sedangkan Sri Sultan Hamengkubuwono IX dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia.

Lantas seperti apa kisahnya hingga tercetus sebagai Bapak Pramuka Indonesi?

Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Pria kelahiran 12 April 1912 di Yogyakarta, dan diberinama Gusti Raden Mas Dorodjatun ini tercatat sebagai anggota welp atau siaga pada 1921

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pertama ini juga resmi menjabat mulai 14 Agustus 1961.

Pandu siaga adalah jenjang kepramukaan paling dasar saat itu yang diperuntukkan bagi anak usia 6-11 tahun

Menuju dewasa, Sri Sultan Hamengkubuwono IX aktif di kepanduan.

Dimana detik-detik jelang tahun 1960-an, ia menjadi pemimpin kepanduan yang disebut Pandu Agung.

Baca juga: Sosok Pahlawan Nasional Husein Sastranegara dan Sejarah Penerbangan di Tasikmalaya

Presiden Soekarno aktif berdiskusi dengannya terkait penyatuan organisasi-organisasi kepanduan, pendirian gerakannya, dan pengembangannya.

Ia adalah orang yang pertama kali mengusulkan nama Pramuka, yang terinspirasi dari kata poromuko, yang artinya pasukan terdepan dalam perang.

Istilah ini lalu berkembang menjadi singkatan untuk praja muda karana, yang artinya jiwa muda yang suka berkarya.

Organisasi pramuka nasional resmi di Indonesia kelak terbentuk berdasarkan Tap MPRS No II/MPRS/1960 pada 3 Desember 1960.

Presiden Soekarno membubarkan organisasi-organisasi kepanduan di Indonesia dan meleburnya jadi organisasi pramuka.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved