Selasa, 14 April 2026

Sosok Bapak Pramuka

Hari Tunas Nasional, Ini dia Sosok Pencetus dan Pencipta Gerakan Pramuka di Indonesia

Robert Baden-Powell adalah Bapak Pramuka (Pandu) Sedunia, sedangkan Sri Sultan Hamengkubuwono IX dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia, ini sosoknya

Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan Hamengku Buwono IX (KOMPAS/DUDY SUDIBYO DS) 

Namun, Gerakan Pramuka Indonesia baru diresmikan pada 14 Agustus 1961 oleh Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno.

Membahas sejarahnya, pada tahun 1923 gerakan kepanduan nasional awalnya ditandai dengan berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung, serta Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Batavia (sekarang Jakarta).

Lalu, pada tahun 1936 kedua gerakan itu bersatu dan berubah nama menjadi Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO).

Dilansir situs Kemdikbud, gerakan kepanduan nasional terus berkembang dan semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Namun saat tentara Jepang datang ke Tanah Air, partai dan organisasi milik rakyat, termasuk gerakan kepramukaan, dilarang berdiri dan menjalankan aktivitas.

Kemudian setelah Indonesia merdeka, gerakan kepramukaan kembali dilanjutkan.

Akhirnya pada tanggal 14 Agustus 1961, digelarlah MAPINAS (Majelis Pimpinan Nasional) untuk meresmikan Gerakan Pramuka Indonesia.

Dalam acara MAPINAS, diperkenalkan juga istilah Pramuka untuk pertama kalinya oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Ia punya peran besar dalam mendirikan dan mengembangkan gerakan pramuka di Tanah Air.

Sebelumnya Presiden Soekarno telah mengeluarkan Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka.

Dalam Keppres tersebut, dijelaskan nama-nama anggota panitia pembentukan gerakan pramuka selain Sri Sultan Hamengkubuwono IX, yaitu:

  • Prof. Prijono
  • Dr. A. Azis Saleh
  • Achmadi
  • Menteri Sosial, Muljadi Djojomartono

Baca juga: SOSOK Sertu Agus RA, Prajurit TNI Miliarder Pembuat Alat Khitan Laser, Pernah Jadi Sopir Angkot

Sri Sultan Hamengkubuwono IX kemudian dinobatkan sebagai Kepala Kwartir Nasional (Kwarnas) yang pertama dan menjabat selama empat periode berturut-turut, dari tahun 1961-1963, 1963-1967, 1967-1970, dan 1970-1974.

Atas sumbangsihnya dalam memajukan Pramuka di Indonesia, dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Dili, Timor Timur (sekarang Timor Leste), ditetapkan bahwa sejak 8 November 1998 lewat Surat Keputusan Nomor 10/MUNAS/88 maka Sri Sultan Hamengkubuwono IX ditetapkan sebagai Bapak Pramuka Indonesia.

Baru 30 tahun kemudian melalui SK Kwarnas Nomor: 046 Tahun 2018, ditetapkan mengenai Peringatan Hari Bapak Pramuka Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 April.(*)

Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di : Google News

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved