Senin, 13 April 2026

Pipa PLTMH Garut Jebol

Pembangkit Listrik di Garut Stop Beroperasi usai Pipa Air Jebol

Pipa penyalur Air Jebol di Desa Bungbulang, Garut, menyebabkan Pembangkit Listrik Setop Beroperasi.

(KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG)
Power House PLTMH milik PT TGR yang mengalami kerusakan akibat jebolnya pipa berukuran dua meter, Senin (28/11/2022) (Foto Dok Camat Bungbulang) 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohido (PLTMH) berhenti beroperasi akibat pipa air di Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, jebol.

Semburan air dari pipa jebol juga menimpa power house pembangkit listrik yang ada di sekitarnya.

Camat Bungbulang Sihabudin mengungkapkan, jebolnya pipa penyalur air ke mesin pembangkit listrik terjadi pada Senin (29/11/2022) sekitar 14.30 WIB.

"Penyebab kejadian karena tidak terkontrolnya kerusakan pipa," kata Sihabudin.

Baca juga: Transformasi PLN Mobile, Mudahkan Pelanggan Cek Tagihan Listrik dengan Cara Ini

Baca juga: Ridwan Kamil Ajak Jalan Kaki dan Pakai Mobil Listrik untuk Wujudkan Green Energy

Akibat kejadian tersebut, atap bangunan power house rusak berat.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Desa Bungbulang Fiki Ramdani membenarkan hal demikian,.

Fiki mengatakan, bangunan power house yang rusak berada di Kampung Ranca Teureup, RW 14, Desa Bungbulang.

"Lokasinya dekat ke pemukiman warga, paling jaraknya sekitar 50 meter," jelas Fiki.

Power House PLTMH milik PT TGR yang mengalami kerusakan akibat jebolnya pipa berukuran dua meter
Power House PLTMH milik PT TGR yang mengalami kerusakan akibat jebolnya pipa berukuran dua meter, Senin (28/11/2022) (Foto Dok Camat Bungbulang)(KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG)

Fiki mengakui, kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang dialami warganya.

Kerusakan terjadi pada fasilitas milik PT TGR yang merupakan BUMD milik Provinsi Jawa Barat.

"Tidak ada korban jiwa. Karena sebelum bocor, sempat terdengar suara retakan pipa, bunyinya kencang, jadi dua petugas yang piket sempat keluar (dari power house)," jelasnya.

Baca juga: Warga Kampung Naga Tasikmalaya Bersikukuh Tolak Listrik, Tapi Punya HP

Fiki juga menuturkan, sepenglihatannya, pembangkit listrik bertenaga air di desanya tersebut, sudah beroperasi sekitar 10 tahun dengan kapasitas produksi 4 megawatt, sementara pipa air yang jebol sendiri disebut berukuran dua meter.

Sebelumnya, sejumlah video yang memperlihatkan curahan air dari pipa air yang jebol tersebar di aplikasi WhatsApp pada Senin (28/11/2022) sore.

Baca juga: Angin Kencang Tengah Malam Rusak Puluhan Rumah, Pohon dan Tiang Listrik Roboh

Dalam video tersebut, air dari pipa yang jebol tampak tersembur deras hingga seperti air terjun raksasa.

Warga yang merekam kejadian tersebut pun tampak ketakutan melihat derasnya air dari pipa yang jebol.

Pasalnya, semprotan air tampak menjulang tinggi. (*)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved