kuliner Garut
Darokdok, Kerupuk Kulit Renyah Khas Garut yang Legendaris
Darokdok Kerupuk Kulit memiliki tekstur yang gurih, dan uniknya kerupuk kulit ini akan diberi bubuk cabai sehingga membuatnya pedas
Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNPRIANGAN.COM - Indonesia memang surganya kerupuk, seperti halnya kerupuk tayamum, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk kerung, dan masih banyak lagi.
Ngomong-ngomong soal kerupuk, di Garut, Jawa Barat ada yang namanya kerupuk Dorokdok.
Jajanana pedas khas Garut yang menjadi salah satu jajanan yang wajib dibeli saat berada di Garut, karena Kerupuk Kulit ini memiliki tekstur yang gurih, dan uniknya kerupuk kulit ini akan diberi bubuk cabai sehingga membuatnya memiliki rasa yang pedas.
Jadi saat menciumnya kalian sudah bisa tau betapa pedasnya kerupuk kulit dengan taburan cabai bubuk ini.
Dalam bahasa Sunda, istilah Dorokdok berarti kerupuk kulit atau panganan kering yang biasa buat camilan atau lauk.
Baca juga: Kuliner Khas Ciamis Mie Golosor Sangat Nikmat di Mulut, Begini Resep dan Cara Membuatnya
Baca juga: 15 Tempat Kuliner Enak di Pangandaran, Dari Khas Nusantara Hingga Menu Western
Istilah Dorokdok berasal dari bunyi kerupuk kulit saat dikunyah, hal ini karena memang tekstur Dorokdok sangat renyahv selain itu, kuliner yang termasuk dalam jenis kerupuk ini juga bercita rasa gurih.
Dorokdok sering dijadikan sebagai penganan kering camilan atau dijadikan lauk, bentuknya kecil-kecil menyerupai kerikil karang laut, ada yang sebesar kuku telunjuk dan ada juga yang sebesar kuku jempol.
Kurupuk Kulit Khas Garut ini memang jarang dikenal dikalangan wisatawan, orang lebih mengenal Garut dengan dodol, domba, jaket kulit dan jeruknya.
Dorokdok merupakan kerupuk renyah olahan kulit, yang terbuat dari sisitan daging yang menempel dan kulit sapi yang baru datang dari penjagalan sebelum di beri garam.
Baca juga: 4 Kuliner Khas Pangandaran Siap Memanjakan Lidah, Ada Pindang Gunung
Bulu dari kulit ini di cabuti hingga bersih lalu di cuci sampai benar benar bersih, kemudian kulit tersebut di jemur hingga kering dan dorokdok ini pun bisa di goreng.
Jika proses pembuatanya maksimal maka ketika dorokdok ini digoreng, dan ketika digoreng darokdok akan mengembang dan terasa renyah.
Irma salah satu konsumen dorokdok ini mengatakan, idealnya dorokdok dikonsumsi dengan bakso, mie dan makanan kuah lainya.
Dorokdok bisa di temui di pusat oleh – oleh di Garut, seperti di jalan tarogong contohnya.
Kang iko pemilik toko oleh – oleh yang berada di Jalan Tarogong mengaku, dorokdok banyak diminati oleh para pengunjung, bisa dikatakan bersaing dengan makanan yang lainya.
Para wisatawan lebih memilih dorokdok karena harganya murah rasanya yang enak gurih dan renyah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Darokdok-Khas-Garut.jpg)