Tebing Longsor di Cisinga
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Baru Cisinga Tasikmalaya Sudah Kembali Normal
Akses Jalan Cisinga Desa Kudadepa, Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya yang sempat tertutup material longsor sudah normal dan bisa dilintasi kendaraan.
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Akses Jalan Cisinga di Desa Kudadepa, Sukahening, Tasikmalaya yang tertutup longsor kini sudah normal dilintasi (13/2/2026).
- Evakuasi sejak Rabu (11/2/2026) malam pakai loader UPTD Alkal Dinas Bina Marga dan Pengairan.
- Pembersihan sisa material oleh BPBD Kabupaten Tasikmalaya, meski sempat terkendala alat dan BBM.
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Akses jalan baru Cisinga yang sempat tertutup material longsor sudah normal dan bisa dilintasi kendaraan berlokasi di wilayah Desa Kudadepa, Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (13/2/2026).
Pengerukan material longsor dilaksanakan sejak Rabu (11/2/2026) malam sampai Jumat (13/2/2026) menggunakan satu kendaraan alat berat jenis loader milik UPTD Alkal Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tasikmalaya.
"Alhamdulillah akses jalan Kabupaten penghubung (Ciawi - Singaparna) begitupun sebaliknya yang sempat tertutup total, kini sudah bisa diakses dengan normal, tapi masih dilakukan pembersihan sisa tanah yang dipinggir jalan," ungkap Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya Cahyono Rahman dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Priangan Timur: Jalan Cisinga Tertimbun Longsor, Banjir Rendam 370 Rumah di Tomo
Cahyono menjelaskan, untuk evakuasi sisa-sisa material tanah longsor yang menutup akses jalan masih dilakukan menggunakan alat berat (loader).
"Tim BPBD melakukan pembersihan material tanah longsor setelah material tanah longsor selesai di evakuasi menggunakan alat berat (loader)," jelasnya.
Namun, kondisi terkini evakuasi terkendala teknis alat berat mengalami kerusakan kabel instalasi dan kehabisan BBM.
"Meskipun begitu, kondisi jalan telah di lakukan penyemprotan oleh petugas BPBD," kata Cahyono.
Ia menghimbau bagi masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Kami imbau tetap waspada bagi masyarakat maupun pengguna jalan," ungkap Cahyono.
Tebing 40 Meter Longsor
Sebelumnya diberitakan longsor terjadi sekitar pukul 20.15 WIB di Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya. Tebing setinggi kurang lebih 40 meter dengan bentangan sekitar 30 meter ambruk setelah diguyur hujan deras berintensitas tinggi.
Material tanah setebal lebih dari lima meter menutup seluruh badan jalan. Akses dua arah tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sepanjang malam.
Kabid Darlog BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono Rahmat, mengatakan penutupan dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan mengingat mahkota longsor masih tinggi dan berpotensi bergerak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/BERSIHKAN-LONGSOR-Jumat-1322026-Kini-akses-sudah-bisa-dilintasi-dua-lajur-dengan-normal.jpg)