Warga Parungponteng Berharap Bupati Tasik Segera Perbaiki Jalan Rusak
Saksi kata asal Parungponteng ungkap akses jalan Cimanisan Warung-Legok, Desa Barumekar menjadi jalur alternatif ke wilayah Tasikmalaya Selatan
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Saksi kata asal Parungponteng ungkap akses jalan Cimanisan Warung-Legok, Desa Barumekar menjadi jalur alternatif ke wilayah Tasikmalaya Selatan.
Selain itu, panjang jalan yang rusak sekitar tiga kilometer ini sudah dari tahun 2009 luput dari perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Pantauan wartawan TribunPriangan.com, kondisi jalan Cimanisan ini rusak parah dan sudah bercampur tanah merah.
Bahkan, akses jalan ini menjadi alternatif ke Kecamatan Sodonghilir, Tanjungjaya maupun ke wilayah Tasik Selatan lainnya.
Ketika dilalui pun, bentuk jalan sudah tidak ada material aspal tapi hanya tanah merah bercampur batu dengan kondisi menanjak dan berkelok.
Baca juga: BREAKING NEWS - Warga Parungponteng Segel Ruang Kerja Bupati Tasikmalaya, Gara-gara Soal Ini
Kondisi ini membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra untuk melewatinya. Selain itu, di sisi kanan dan kiri tidak ada drainase. Sehingga ketika diguyur hujan akan lebih licin.
"Memang banyak sekali masyarakat yang mengeluh, terkait akses kita berangkat ke kecamatan, karena jalan tersebut memang jalur alternatif menuju ke Tasik Selatan maupun sebaliknya," ungkap Saksi kata Farid Apepi (24) ketika ditemui wartawan TribunPriangan.com, Rabu (24/9/2025).
Namun sayang, apa yang menjadi keluh kesah masyarakat itu tidak bisa diperhatikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya.
"Akibat jalan yang rusak parah, menjadi penghambat perekonomian masyarakat, akses pendidikan, dan akses kesehatan," keluhnya.
Farid menambahkan, panjang kerusakan jalan tersebut mencapai tiga kilometer dengan melintasi dua Desa di wilayah Kecamatan Parungponteng.
"Jadi akses ini masuk Desa Barumekar melintasi Desa Cibanteng, Burujuljaya Kecamatan Parungponteng dengan panjang jalan yang rusak sekitar 3 kilometer," ucap Farid.
Tidak adanya penerangan jalan umum semakin menjadi penghambat bagi masyarakat sekitar ketika melintas.
"Untuk penerangan jalan umum bukan minim tapi tidak ada, karena kurangnya perhatian dari pemerintah daerah. Bahkan ketika musim penghujan sangat susah sekali dilalui, karena tidak ada material aspal, tapi sudah bercampur tanah merah," jelasnya.
Jarak tempuh ke pemerintahan Kecamatan Parungponteng, warga sekitar harus ekstra karena tingkat kerusakan jalan menjadi penghambat waktu.
warga
Parungponteng
jalan rusak
Kabupaten Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya
Cecep Nurul Yakin
perbaiki jalan
Eksklusif
| Warga Eks Pasar Wisata Pangandaran Mengadu ke DPRD, Tuntut Keadilan Relokasi |
|
|---|
| Sosok Aipda Arif Rahman, Polisi yang Sisihkan Gaji Demi Beli Alquran untuk Warga Desa di Tasikmalaya |
|
|---|
| Cahaya Lilin Saat Mati Lampu di Cimanggung Sumedang Berubah Jadi Petaka, 1 Tewas 1 Luka Bakar |
|
|---|
| 2 Rumah di Cimanggung Sumedang Terbakar, Seorang Lansia Lumpuh Meninggal |
|
|---|
| Pasutri Asal Cikalong Tasik Diciduk Polisi Usai Edarkan Narkoba Jenis Sabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/jalanrusakparungpontengtengteng.jpg)