Jumat, 1 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Rasa Malu Tembok dari Perbuatan Dosa

Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Rasa Malu Tembok dari Perbuatan Dosa

Tayang:
TribunMedan.com
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Rasa Malu Tembok dari Perbuatan Dosa, Jangan Runtuhkan.Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Rasa Malu Tembok dari Perbuatan Dosa. (Ilustrasi Suasana Pelaksanaan Sholat Berjamaah di dalam Masjid - (Dok.TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Hidup menjadi orang baik, merupakan aturan utama.

Pasalnya, berada di zaman akhir yang, banyak orang yang tanpa rasa malu berbuat maksiat, menjadi sangat sulit untuk terkendalikan. 

Dengan cara melakukan pelanggaran syariat, bahkan di depan orang banyak. 

Kalo di depan orang berani maksiat, maka ketika sendirian besar kemungkinan akan lebih berani bermaksiat. 

Sifat ini kerap menormalisasikan orang yang masih memiliki rasa malu nyaman melakukan kesalahan di depan orang, sebab ia akan sembunyi-sembunyi.

Namun, jika sudah berani di depan orang melakukan maksiat, itu artinya sudah sangat nekat, karena tidak punya rasa malu. 

Jika sudah tak punya rasa malu kepada manusia, dugaan kuat, ia tak punya rasa malu kepada Allah Ta’ala.

Berikut ini satu topik penting untuk penyampaian Khutbah Jumat, hari ini.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat Hari Ini: Bertaubatlah Sebelum Datangnya 2 Waktu

"Rasa Malu Tembok dari Perbuatan Dosa"

Khutbah I

 الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ شَهَادَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ الْمُوقِنِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰهِ الصَّادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِينُ، أَدَّى الرِّسَالَةَ وَبَلَّغَ الْأَمَانَةَ، فَكَانَ مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا وَدَاعِيًا إِلَى اللّٰهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيرًا. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّ الْهُدَى وَالرَّحْمَةِ، الْمَبْعُوثِ بِالْكِتَابِ وَالْحِكْمَةِ، خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ وَإِمَامِ الْمُرْشِدِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَأَتْبَاعِهِ أَجْمَعِيْنَ.  أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ الْحَاضِرُوْنَ، اِتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ. قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ: بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: وَالْعَصْرِ إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِینَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ. صَدَقَ اللّٰهُ العَظِيْمُ.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah

Dalam kesempatan yang mulia ini khatib berwasiat kepada hadirin sekalian terutama untuk diri khatib pribadi agar kita sama-sama menjaga ketakwaan kita kepada Allah Ta'ala dengan istiqamah menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya. Karena takwa merupakan bekal terbaik untuk menghadap kepada Allah kelak di hari kiamat. Allah Ta'ala berfirman:

وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَلْبَابِ

Artinya: "Berbekallah, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat," (QS Al-Baqarah. Ayat 197).

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved