Jumat, 1 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026 Spesial Hari Buruh: Mencari Rezeki Halal

Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat Spesial Hari Buruh 1 Mei 2026: Mencari Rezeki Halal

Tayang:
TribunNews.com
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026 Spesial Hari Buruh: Mencari Rezeki Halal. Ilustrasi Sholat Jumat 

Ringkasan Berita:
  • 1 Mei diperingati Hari Buruh di Indonesia dengan berbagai kegiatan, termasuk ceramah dan siraman qalbu.
  • Momentum ini terkait erat para pencari rezeki.
  • Pentingnya mencari rezeki halal jadi pengingat utama dan tema khutbah Jumat.

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Tinggal 1 Mei kerap diperingati sebagai Hari Buruh di tanah air.

Berbagai kegiatan tentu akan diramaikan, termasuk terlibat dalam nasihat yakni ceramah dan siraman qalbu.

Pasalnya, Hari Buruh sendiri sangat berkaitan erat dengan mereka sang pencari rezeki.

Soal rezeki yang halal sangat penting untuk dibahas, dan harus terus menjadi pengingat tiap muslim.

Untuk itu, berikut ini telah tersedia satu contoh khutbah tentang mencari rezeki yang halal yang bisa diangkat dalam salat Jumat hari ini, yang juga bertepatan dengan momen peringatan Hari Buruh 1 Mei 2026.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Bertauhid Seakan Besok Adalah Hari Terakhir

Khutbah I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Dalam kehidupan ini, tidak sedikit orang yang mengira bahwa kelimpahan harta, naiknya jabatan, atau keberhasilan duniawi adalah pertanda keberkahan dan cinta Allah. Padahal, bisa jadi semua itu hanyalah istidraj—sebuah bentuk makar ilahi yang tersembunyi, di mana seseorang dibiarkan dalam kesesatan, dilimpahi kenikmatan, namun sejatinya sedang diseret perlahan menuju kebinasaan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved