Kamis, 23 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Singkat Khutbah Jumat 24 April 2026: Jaga Diri Agar Terhindar dari Ghibah

Berikut ini terdapat info Naskah Singkat Khutbah Jumat 24 April 2026: Setinglah Diri Agar Terhindar dari Ghibah

TribunNews.com
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Singkat Khutbah Jumat 24 April 2026: Setinglah Diri Agar Terhindar dari Ghibah. (Ilustrasi Sholat Jumat) 

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَكُونُوا إِخْوَانًا

Artinya: Jauhilah oleh kalian prasangka, sebab prasangka itu adalah ungkapan yang paling dusta. Dan janganlah kalian mencari-cari aib orang lain, jangan pula saling menebar kebencian dan jadilah kalian orang-orang yang bersaudara (HR al-Bukhari).

Maasyiral muslimin rakhimakumullah,

Umat manusia tidak akan terlepas dari salah dan dosa, oleh karena itu, manusia tidak akan memiliki kesempurnaan yang hakiki, karena dalam hidupnya di masyarakat pasti ada gesekan sosial dengan yang lainnya, kadang disengaja atau tidak, kadang disukai atau dibenci. Berkaitan dengan aib saudara kita, Rasulullah bersabda kepada kita untuk sebisa mungkin menutupi aib saudaranya:

وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا, سَتَرَهُ اَللَّهُ فِي اَلدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya: Barang siapa menutupi aib seorang, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat (HR Muslim).

Juga dalam hadits Nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ فِي الدُّنْيَا يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

Artinya: Barangsiapa yang meringankan (menghilangkan) kesulitan seorang muslim kesulitan-kesulitan duniawi, maka Allah akan meringankan (menghilangkan) baginya kesulitan di akhirat kelak. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan di dunia, maka Allah akan memudahkan baginya kemudahan (urusan) di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selalu ia menolong saudaranya (HR Tirmidzi).

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 17 April 2026: Lebatkan Sabar Bukti Kuatnya Hati Hadapi Cobaan

Menutup aib orang lain selain memiliki keutamaan Allah swt akan menutup aib kita di dunia dan akhirat, tetapi juga memiliki keutamaan seperti menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup. Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam hadits Nabi saw yang diriwayatkan Abu Daud:

مَنْ رَأَى عَوْرَةً فَسَتَرَهَا كَانَ كَمَنْ أَحْيَا مَوْءُودَةً

Artinya: Siapa melihat aurat (aib orang lain) lalu menutupinya, maka seakan-akan ia menghidupkan bayi yang dikubur hidup-hidup (HR Abu Daud).

Juga senada dalam hadits Nabi saw yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad:

مَنْ سَتَرَ مُؤْمِنًا كَانَ كَمَنْ أَحْيَا مَوْءُودَةً مِنْ قَبْرِهَا

Artinya: Barangsiapa menutupi aib seorang mukmin maka ia seperti seorang yang menghidupkan kembali Mau`udah dari kuburnya (HR Ahmad).

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved