Selasa, 21 April 2026

Hari Kartini 2026

10 Doa Upacara Bendera Hari Kartini 2026: Keteguhan Iman dalam Dada Seluruh Perempuan Indonesia

Berikut ini terdapat 10 Doa Upacara Bendera Hari Kartini 2026: Keteguhan Iman dalam Dada Seluruh Perempuan Indonesia

TribunPriangan.com
DOA HARI KARTINI - 10 Doa Upacara Bendera Hari Kartini 2026: Keteguhan Iman dalam Dada Seluruh Perempuan Indonesia. Ilustrasi berdoa. (pinteres) 

Ringkasan Berita:
  • Hari Kartini 21 April 2026 memperingati jasa RA Kartini pahlawan wanita Indonesia.
  • Perayaan biasanya diisi upacara bendera di berbagai instansi dan ditutup doa.
  • Doa menghormati pahlawan dan perjuangan.

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Tepat pada hari Selasa, (21/4/2026) masyarakat tanah air akan kembali melangsungkan satu hari Nasional yakni nasional yakni Hari Kartini.

Hari mengenang jasa pahlawan wanita Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat, pada tahun ini akan berlangsung dalam 4 hari kedepan.

Adapun, perayaan nasionalis ini, biasanya tak luput dari aktifitas pelaksanaan upacara Bendera.

Upacara yang dilaksanakan dari berbagai instansi, termasuk sekolah ini pun, kerap akan ditutup dengan pembacaan doa.

Hal ini bertujuan untuk memberi penghormatan dengan memohon kebaikan pada sang pahlawan, sekaligus para wanita dan masyarakat Indonesia agar perjuangannya senantiasa dilanjutkan.

Sebagai referensi, berikut ini 10 naskah yang telah terangkum deretan Doa yang bisa digunakan saat pelaksanaan upacara Hari Kartini 2026 mendatang.

Baca juga: 10 Naskah Pidato Pembina Upacara Bendera Hari Kartini 2026, Penuh Doa dan Penghargaan

10 Doa Upacara Bendera Hari Kartini 2026

Naskah 1

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim,
Di keheningan pagi ini, di bawah langit pertiwi yang mulai terang, kami bersimpuh di hadapan-Mu dengan hati yang sarat akan syukur. Kami memuji keagungan-Mu yang telah menakdirkan kami lahir di tanah yang pernah dipijak oleh jiwa yang luar biasa, hamba-Mu Raden Ajeng Kartini. Terima kasih ya Allah, telah Engkau izinkan ia menjadi perantara cahaya-Mu untuk membasuh kegelapan yang dulu menyelimuti nasib kaum perempuan di negeri ini.

Ya Allah, Tuhan yang Maha Lembut,
Kami teringat akan jemari Kartini yang gemetar saat menuliskan keresahannya, akan hatinya yang pilu melihat ketidakadilan, namun tetap teguh memegang harapan. Kami memohon kepada-Mu, curahkanlah rahmat-Mu yang seluas samudera untuknya. Terimalah setiap tetes tinta dan air matanya sebagai saksi perjuangan di hadapan-Mu kelak. Tempatkanlah ia di tempat termulia, di antara barisan jiwa-jiwa yang ikhlas berjuang demi kemanusiaan.

Ya Allah, Ya Lathif, Tuhan yang Memiliki Segala Rasa,
Sentuhlah hati para perempuan Indonesia di tahun 2026 ini. Di tengah dunia yang kian bising dan serba cepat, berikanlah mereka ketenangan jiwa. Kuatkanlah pundak para ibu yang berjuang dalam sepi, cerdaskanlah pikiran para siswi yang sedang memburu mimpi, dan muliakanlah martabat para wanita yang sedang menjaga kehormatan keluarganya. Jangan biarkan mereka merasa sendirian dalam lelahnya, jangan biarkan mereka patah dalam perjuangannya. Jadikanlah setiap hembusan nafas pengabdian mereka sebagai harum surga yang menenangkan.

Ya Allah, Tuhan yang Maha Mengetahui,
Jadikanlah kami generasi yang pandai berterima kasih. Jangan biarkan kami hanya pandai merayakan hari ini dengan kemeriahan lahiriah, namun kosong dalam makna. Tanamkanlah kembali semangat "Habis Gelap Terbitlah Terang" ke dalam sanubari kami-agar kami mampu melawan kegelapan kebodohan dengan lentera ilmu, melawan kegelapan kebencian dengan pelita kasih sayang, dan melawan kegelapan keputusasaan dengan fajar keyakinan kepada-Mu.

Ya Allah, Ya Jami', Tuhan yang Maha Mempersatukan,
Satukanlah kami dalam harmoni. Jadikanlah laki-laki dan perempuan di negeri ini seperti dua sayap burung yang sama kuatnya, agar Indonesia dapat terbang tinggi menuju kejayaan. Jauhkanlah kami dari rasa saling merendahkan, dan hiasilah hati kami dengan rasa saling memuliakan sebagai sesama hamba-Mu.

Ya Tuhan kami,
Ampunilah segala dosa kami yang seringkali lalai akan jasa para pendahulu. Ampunilah dosa orang tua kami, guru-guru kami, dan para pejuang bangsa. Terimalah doa tulus yang keluar dari relung hati kami yang terdalam ini.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved