Senin, 20 April 2026

Haji 2026

Daftar Dzikir dan Doa Penting Manasik Haji 2026, Lengkap Jadwal Keberangkatan

Berikut ini terdapat info Daftar Dzikir dan Doa Penting saat Manasik Haji 2026, Lengkap Jadwal Keberangkatan Jamaah Wilayah Priangan

Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Freepik
DOA WALIMATUSSAFAR 2026 - Daftar Dzikir dan Doa Penting saat Manasik Haji 2026, Lengkap Jadwal Keberangkatan Jamaah Wilayah Priangan. Ilustrasi Berdoa 

اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, kabîran walhamdulillâhi katsîran wa subḥânallâhi bukratan wa ashîlâ

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Maha Besar Allah dengan pujian yang banyak, dan Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.

Baca juga: 3 Teks Naskah Panjang Walimatussafar, Lengkap Jadwal Keberangkatan Jamaah Haji 2026 Daerah Priangan

11. Doa saat Berada di Atas Bukit Shafa dan Marwah

اللَّهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ولِلَّهِ الْحَمْدُ اللهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَا أَوَّلَانَا لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ أَدْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ، وَإِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ وَإِنِّي أَسْأَلُكَ كَمَا هَدَيْتَنِيْ لِلْإِسْلَامِ أَنْ لَا تَنْزِعَهُ مِنِّي حَتَّى تَتَوَفَّانِيْ وَأَنَا مُسْلِمٌ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar wa lillâhil hamd, Allâhu akbar 'alâ mâ hadânâ, walhamdu lillâhi 'alâ mâ aulânâ, lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyî wa yumît, biyadihil khair, wa huwa 'alâ kulli syai'in qadîr. Lâ ilâha illallâhu anjaza wa'dahu wa nashara 'abdahu wa hazamal ahzâba wahdah.  Lâ ilâha illallâhu wa lâ na'budu illâ iyyâhu mukhlisîna lahud dîna wa law karihal kâfirûn. Allâhumma innaka qulta ud'ûnî astajib lakum, wa innaka lâ tukhliful mî'âd, wa innî as'aluka kamâ hadaitanî lil islâmi an lâ tanzi'ahu minnî hattâ tatawaffanî wa anâ muslim.

 Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, dan segala puji bagi Allah atas segala karunia-Nya kepada kami. Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh sendirian. Tiada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan tulus dalam beragama meskipun orang-orang kafir membenci. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman 'berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan', dan Engkau tidak mengingkari janji. Aku memohon kepada-Mu, sebagaimana Engkau telah memberi hidayah Islam kepadaku, janganlah Engkau mencabutnya dariku hingga Engkau wafatkan aku dalam keadaan Muslim.

12. Doa saat Sampai di Muzdalifah

اَللّٰهُمَّ إِنَّ هٰذِهِ مُزْدَلِفَةُ جُمِعَتْ فِيْهَا أَلْسِنَةٌ مُخْتَلِفَةٌ تَسْأَلُكَ حَوَائِجَ مُتَنَوِّعَةً فَاجْعَلْنِيْ مِمَّنْ دَعَاكَ فَاسْتَجَبْتَ لَهُ وَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فَكَفَّيْتَهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâhumma innâ hâdzihi Muzdalifah jumi'at fîhâ alsinatun mukhtalifatun tas'aluka hawâ'ija mutanawwi'atan, faj'alnî mimman da'âka fastajabta lah, wa tawakkala 'alaika fakafaitah, yâ arhamar râhimîn.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya di Muzdalifah ini berkumpul berbagai bahasa yang memohon kepada-Mu dengan beragam kebutuhan. Maka jadikanlah aku termasuk orang yang berdoa kepada-Mu lalu Engkau kabulkan, dan yang berserah diri kepada-Mu lalu Engkau cukupkan kebutuhannya, wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.

13. Doa Ketika Sampai di Mina

اَللّٰهُمَّ هٰذَا مِنَى فَامْنُنْ عَلَيَّ بِمَا مَنَنْتَ بِهِ عَلَى أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

Allâhumma hâdzâ Minâ famnun 'alayya bimâ mananta bihi 'alâ awliyâ'ika wa ahli thâ'atik.

Artinya: Ya Allah, tempat ini adalah Mina, maka anugerahkanlah kepadaku apa yang telah Engkau anugerahkan kepada para kekasih-Mu dan orang-orang yang taat kepada-Mu.

14. Doa saat Melontar Jamrah

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِيْنِ وَرِضًا لِلرَّحْمٰنِ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا

Bismillâhi wallâhu akbar, rajman lissyayâthîn wa ridhân lirrahmân, Allâhummaj'al hajjan mabrûran wa sa'yan masykûran. Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Untuk melempar setan dan demi keridhaan Allah Yang Maha Pengasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku haji yang mabrur dan sa'i yang diterima.

15. Doa ketika Masuk Kota Madinah

اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُ رَسُوْلِكَ وَاجْعَلْهُ لِيْ وِقَايَةً مِنَ النَّارِ وَأَمَانًا مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ

 Allâhumma hâdzâ ḥaramu rasûlika waj'alhu lî wiqâyatan minan nâri wa amânan minal 'adzâbi wa sû'il ḥisâb.

Artinya: Ya Allah, ini adalah tanah haram Rasul-Mu, jadikanlah tempat ini sebagai pelindung bagiku dari neraka, keamanan dari siksa dan buruknya hisab.

Baca juga: 6 Naskah Walimatussafar Jemaah Calon Haji yang Berangkat Tahun 2026, Maafkan Kekhilafan

16. Doa saat Masuk Masjid Nabawi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ الْعَظِيمِ وَوَجْهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Bismillahir raḫmânir rahîm. A‘ûdzubillâhil ‘adhîmi wa wajhil karîmi wa sulthânihil qadîmi minasy syaithânir rajîmi, allâhumma-ftaḫlî abwâba raḫmatika

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung, Dzat-Nya yang Maha Mulia, dan kekuasaan-Nya Yang Mahadahulu, dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu.

17. Doa ketika Pulang Haji

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اٰيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîkalahu lahul mulku wa lahul ḫamdu wahuwa ‘alâ kulli syai-in qadîr(un), âyibûn tâibûn ‘âbidûn sâjidûna li rabbinâ ḫâmidûn shadaqallâhu wa‘dahu wa nashara ‘abdahu wa hazamal aḫzâba waḫdahu

Artinya: Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Tuhan yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia pemilik seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kami termasuk orang-orang yang kembali, orang-orang yang ahli tobat, ahli ibadah, ahli sujud dan ahli memuji Tuhan kami. Allah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sendiri musuh-musuh -Nya. 

Baca juga: Naskah Sambutan Walimatussafar Perpisahan Jemaah Haji 2026 dengan Keluarga

Niat Berihram

Selain deretan doa, tiap-tiap muslim dan muslimah yang melaksanakan Haji akan diwajibkan untuk berihram.

Rukun yang masuk dalam pelaksanaan ibadah Haji ini, menjadi satu dari sekian banyak kewajiban yang harus ditunaikan di tanah haram.

Adapun, segala bentuk ibadah tentu dibekali dengan niat sedari awal, termasuk berihram.

Niat yang dimaksud sejatinya disunnahkan beriringan baik dalam hati maupun bacaan lisan.

Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa niat di dalam hati saja sudah sah hajinya, akan tetapi jika hanya niat dengan ucapan lisan saja maka hukumnya tidak sah.

Lantas bagaimana bacaan dan kapan harus dibaca?

Lafalan Niat Ihram untuk Diri Sendiri

نويْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ، لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ.

Arab latin: Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillaahi 'Azza Wajalla, labbaik allahumma labbaik

Artinya: "Aku berniat haji dan ihram hanya karena mengharap ridha Allah, aku menyambut panggilan-Mu ya Allah, aku menyambut panggilan-Mu."

Niat Ihram untuk Orang Lain

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمُتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى عَنْ فَلَانٍ، لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عَنْ فَلَانٍ

Arab latin: Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillaahi ta'ala 'an fulan labbaikal laahumma 'an fulaan

Artinya: "Aku niat melaksanakan hap dan ihram hanya karena mengharap ridha Allah SWT, mewakili fulan aku menyambut panggilan-Mu ya Allah, dari ibadah fulan."

Dikir Setelah Berihram

Mengutip laman resmi badan haji nasional, dari Imam Abu al-Fath Sulaiman bin Ayyub ar-Razi mengatakan:

"Sangat baik jika setelah zikir tersebut dengan mengatakan:

اللَّهُمَّ لَكَ أَحْرَمَ نَفْسِي وَشَعْرِي وَبَشَرِيْ وَلَحْمِي وَدَمِيْ

Arab latin: Allahumma laka ahrama nafsii wa sya'rii wa basyarii wa lahmii wa damii

Artinya: "Ya Allah, hanya untuk mendapat ridha-Mu aku mengihram jiwaku, rambutku, kulitku, dagingku, dan darahku."

Ada juga ulama lain yang mengatakan dapat membaca:

اللَّهُمَّ إِنِّي نَوَيْتُ الْحَجَّ فَأَعِنِّي عَلَيْهِ وَتَقَبَّلْهُ مِنِّي

Arab latin: Allaahumma innii nawaitul hajja fa ainnii 'alaihi wa taqabbalhu minnii

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku niat haji maka tolonglah aku untuk melaksanakannya dan terimalah dariku."

Kemudian membaca talbiyah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالمُلْكُ لَا شَرِيكَ لَكَ

Arab latin: Labbaik Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariikalak

Artinya: "Aku menyambut panggilan-Mu ya Allah aku menyambut panggilan-Mu, aku menyambut panggilan-Mu wahai Zat yang tidak ada sekutu-Mu. Aku menyambut panggilan-Mu, sungguh segala puji dan kenikmatan bagi-Mu, begitu juga kerajaan tidak ada sekutu bagi-Mu."

Bacaan tersebut merupakan bacaan talbiyah Rasulullah SAW. Jika akan melakukan ihram untuk melaksanakan ibadah haji, maka disunnahkan pada awal talbiyah mengucapkan:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِحَجَّةٍ

Arab latin: Labbaika Allahumma bihajjatin

Artinya: "Aku menyambut panggilan-Mu ya Allah dengan haji."

Jadwal Keberangkatan Haji 2026

Jadwal keberangkatan Haji tahun anggaran 2026 sendiri akan dimulai sejak bulan April hingga Juli 2026 mendatang.

Sekedar info, kuota calon jemaah haji dari Jawa Barat untuk tahun 2026 tercatat 29.643 orang yang terdiri dari 27.833 jemaah, 1.482 lansia, 205 pembantu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 123 Petugas Haji Daerah (PHD).

Dimana dari 7 wilayah Priangan Timur, terdata sektar 2.684 jamaah yang akan mendarat di Arab Saudi.

Jumlah tersebut terbagi menjadi:

Kota Tasikmalaya: 1.331 jemaah,
Kota Banjar: 10 jemaah,
Kabupaten Sumedang: 72 jemaah,
Kabupaten Garut : 109 jemaah,
Kabupaten Tasikmalaya: 305 jemaah,
Kabupaten Pangandaran: 217 jemaah,
Kabupaten Ciamis: 856 jemaah.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved