Senin, 20 April 2026

Ramadan 2026

Wargi Priangan! Ternyata Begini Alasan Allah Rahasiakan Waktu Malam Lailatul Qadar

Berikut ini terdapat info tentang Wargi Priangan! Ternyata Begini Alasan Allah Rahasiakan Waktu Malam Lailatul Qadar

Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com
TANDA LAILATUL QADAR - Wargi Priangan! Ternyata Begini Alasan Allah Rahasiakan Waktu Malam Lailatul Qadar. Ilustrasi malam lailatul qadar 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Ramadan telah melewati lebih dari separuh perjalanan dan akan memasuki sepuluh hari terakhir.

Lazimnya umat Islam bakal kian giat beribadah pada sepuluh hari terakhir, terutama pada tanggal ganjil. Mereka mendambakan dan memburu malam spesial bernama Lailatul Qadar.  

Malam Lailatul Qadar merupakan momen yang paling dinanti seluruh umat Muslim. Sebab, pada malam tersebut Allah menjanjikan ampunan dan keberkahan yang sangat besar bagi hamba-hamba yang menemuinya. 

Hanya saja, kedatangannya tidak bisa diprediksi ketepatannya seratus persen.

Lantas mengapa malam yang lebih baik dari pada perhitungan seribu bulan tersebut dirahasiakan waktunya oleh Allah?

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits menganjurkan umat Islam mencarinya di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda,

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan." (HR Bukhari dalam Shahih-nya dan terdapat dalam Fath Al-Baari bab Fadhl Lailatul Qadar. Imam Muslim turut mengeluarkan riwayat ini dalam Shahih-nya)

Sebenarnya, waktu pasti mengenai malam Lailatul Qadar sempat hampir disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Namun, entah bagaimana beliau tiba-tiba tidak mampu mengingat kapan terjadinya malam yang mulia tersebut, ini dijelaskan dalam buku Ringkasan Shahih Bukhari yang disusun oleh Muhammad Nasir al-Din Albani terjemahan Drs As'ad Yasin dan Elly Latifa Spd.

Baca juga: 3 Hari Lagi Jadwal War Lailatul Qadar Ramadan 2026, Ini Tanda Seseorang dapat Kebaikan 1000 Bulan

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Ubadah ibn ash-Shamit.

Diceritakan, ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Lailatul Qadar. Lalu, Rasulullah SAW menjawab, "Di Ramadan maka carilah di sepuluh terakhir, dan sesungguhnya Lailatul Qadar itu di tanggal ganjil, pada tanggal 21, 23, 25, 27, 29 atau malam terakhir, siapa yang qiyamul lail dengan mencari rida Allah dilandasi iman dan ikhlas, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu dan yang akan datang." (HR Ahmad)

Sementara itu, dilansir buku Sukses Berburu Lailatulqadar karya Muhammad Adam Hussein, Ibnu Hajar Al Asqalani berpendapat jika Lailatul Qadar terdapat di tujuh terakhir. Pendapat tersebut didasarkan pada hadits berikut yang berbunyi,

Dari Ibnu Umar RA bahwa ada seorang dari sahabat Nabi SAW diperlihatkan Lailatul Qadar dalam mimpi ketika tujuh hari terakhir (dari bulan Ramadan). Rasulullah SAW pun bersabda, "Aku tahu bahwa kalian melihat Lailatul Qadar pada tujuh hari terakhir Ramadan. Siapa yang sungguh-sungguh dalam mencarinya maka carilah di tujuh hari terakhir dari bulan Ramadan." (HR Bukhari dan Muslim)

Hikmah Dirahasiakannya Malam Lailatul Qadar

Menurut Ali Ahmad Al-Jarjawi dalam buku Indahnya Syariat Islam, ada hikmah di balik mengapa Allah SWT merahasiakan malam Lailatul qadar. Allah SWT merahasiakannya agar manusia memuliakan semua tahun (ini berdasarkan pendapat yang mengatakan bahwa malam Lailatul Qadar ada di setiap tahun), atau di semua hari bulan Ramadan atau hanya di malam sepuluh terakhir saja.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved