Kamis, 23 April 2026

Ramadan 2026

Doa saat Itikaf Jemput Malam Lailatul Qadar, Usahakan Minta 7 Hal Ini

Wargi Priangan Jangan Salah Doa saat Itikaf dan Beriktriar Jemput Malam Lailatul Qadar, Usahkan Minta 7 Hal Ini

Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
DOA LAILATUL QADAR - Wargi Priangan Jangan Salah Doa saat Itikaf dan Beriktriar Jemput Malam Lailatul Qadar, Usahkan Minta 7 Hal Ini. Ilustrasi Lailatul Qadar.(PIXABAY/MOHAMED_HASSAN) 

Artinya; "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami pada kesesatan setelah Engkau memberi kami petunjuk. Namun karuniakanlah kepada kami Rahmat dari Sisi-Mu. Sungguh, Engkau Maha Pemberi" (Q.S Ali Imran: 8)

7. Doa agar Diberikan Akhir Hidup yang Baik (Husnul Khatimah)

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ

Allahummaj'al khaira 'umrii aakhirahu wa khaira amalii khwaatimahu wa kharra ayyamii yauma lawaaika fiih

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada penghujungnya dan sebaik-baik amalku (juga) pada penghujungnya dan sebaik-baik hari-hariku adalah dari pertemuan dengan-Mu."

Baca juga: Lailatul Qadar Ramadan 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Catat Ini Jadwal, Keistimewaan, Ciri dan Doanya

Kapan Pastinya Malam Lailatul Qadar?

Lailatul mempunyai arti malam, sementara Qadar memiliki arti mulia.

Pada malam itu Allah SWT memuliakan hamba-Nya yang mendapatkan Lailatul Qadar dengan pahala yang lebih baik daripada seribu bulan atau 84 tahun.

Pada malam itu para malaikat turun ke Bumi. Pada malam hari itu orang-orang yang beribadah kepada Allah mendapatkan selain pahala juga perubahan-perubahan spiritual.

Dalam berbagai ketentua dan bocoran para ulama, Lailatul Qadar akan terjadi pada tanggal-tanggal ganjil, seperti 21, 23, 25, 27, dan 29, serta tentu terjadi di malam hari,

dalam Hadits Riwayat Ahmad dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mengabarkan jika malam Lailatul Qadar jatuh di malam puluhan ganjil akhir bulan Ramadhan yaitu 21, 23, 25, 27, 29, atau di akhir malam Ramadhan.

Berdasarkan awal Ramadhan 1447 H yang jatuh pada 23 Maret 2026, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada:

  • Malam 21 Ramadhan: 11-12 Maret 2026
  • Malam 23 Ramadan: 13-14 Maret 2026
  • Malam 25 Ramadan: 15-16 Maret 2026
  • Malam 27 Ramadan: 17-18 Maret 2026
  • Malam 29 Ramadan: 19-20 Maret 2026

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Wallahu a'lam, hanya Allah SWT yang tahu pasti kapan terjadinya Lailatul Qadar di malam-malam terakhir Ramadan.

Kendati demikian, dalam sejumlah hadis, Nabi SAW telah menyebutkan ciri-ciri maupun tanda-tanda yang dapat dicermati oleh kaum muslimin.

Berdasarkan buku Shalat Tarawih, I'tikaf dan Lailatul Qadar oleh Syekh Salim bin Ied al-Hilali dan Syekh Ali Hasan Ali Abdul Hamid, berikut ciri-ciri malam lailatul qadar:

1. Pagi Harinya Tidak Panas atau Menyilaukan

Dari Ubay, Rasulullah bersabda, "Pagi hari (dari) malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi." (HR. Muslim 762)

2. Malam yang Cerah serta Tidak Panas maupun Dingin

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, "Lailatul Qadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya cahaya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan." (Tahayalisi 349, Ibnu Khuzaimah 3/231, Bazzar 1/486, sanadnya hasan)

3. Terjadi di Akhir Bulan

Dari Abu Hurairah, ia berkata, "Kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW. Beliau bersabda, "Siapa di antara kalian yang ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah?" (HR. Muslim no. 1170)

Maksud dari syiqi jafnah adalah 'bejana setengah', di mana syiq berarti 'setengah' dan jafnah adalah 'bejana'.

Terkait hal ini Al-Qadhi 'Iyadh menerangkan, hadis tersebut menjadi isyarat bahwa lailatul qadar terjadi pada akhir bulan.

Ini karena rembulan baru muncul dalam kondisi seperti syiqi jafnah di penghujung bulan.

Keistimewaan Lailatul Qadar

Ada beberapa keistimewaan yang didapat saat Lailatul Qadar tiba.

Berikut sejumlah keistimewaan tersebut.

1. Dosa-dosa diampuni

Salah satu keistimewaan yang menghampiri saat Lailatul Qadar adalah diampuninya dosa-dosa apabila umat Islam mengharapkan pahala dari Allah dan melakukan ibadah.

2. Dicatatkannya takdir tahunan

Lailatul Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.

Beberapa ulama punya penafsiran bahwa malam tersebut berkaitan dengan kehidupan makhluk, seperti rezeki, untung baik, hidup, mati, untung buruk, dan lainnya.

3. Doa-doa dikabulkan

Keistimewaan lain dari Lailatul Qadar adalah doa-doa yang tidak diterima pada waktu lain akan diterima ketika malam ini.

Oleh sebab itu, Muslim yang mengharap Lailatul Qadar wajib memperbanyak shalat, istighfar, membaca Al Quran, dan mengharap rahmat Allah.

4. Lebih baik dari seribu bulan

Seperti yang sudah disebutkan bahwa Lailatul Qadar menjadi malam yang lebih baik dari seribu bulan, juga dapat diartikan sebagai malam yang jika setiap muslim menggerjakan kebajikan di malam tersebut, maka pahalanya akan berlipat ganda juga dilimpahkan bagi Muslim yang membersihkan diri sejak awal bulan Ramadhan.

Selain itu, Lailatuh Qadar juga disebut sebagai malam yang penuh berkah.

Seperti yang tertera dalam Al-Quran surah Al-Qadr ayar 1-5.

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu? Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr, [97]:1-5)

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 21 Maret 2025: Berburu Malam Lailatul Qadar

5. Malam Diturunkannya Al-Quran

Al-Quran menjadi salah satu mukjizat terbesar yang diterima oleh Rasulullah SAW.

Kitab suci tersebut, begitu pula dengan kitab-kitab sebelumnya, diturunkan pada bulan Ramadan.

Hal tersebut bisa diketahui dari Surah Al-Baqarah ayat 185. Bunyinya,

"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)...." (QS. Al-Baqarah, [2]:185)

Selain itu, Ibnu Abbas dalam Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim (14: 403) juga mengatakan,

"Allah menurunkan Al-Qur'an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul 'Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al-Qur'an kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun."

6. Malam Turunnya Jibril AS beserta Malaikat-Malaikat Lainnya

Saat lailatul qadar, para malaikat turun ke langit dunia, begitu pula dengan penghulu mereka, Jibril AS. Firman Allah dalam Surah Al-Qadr ayat 4 berbunyi:

تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr

Artinya: "Pada malam itu, turun malaikat-malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan."

Laman Rumaysho menjelaskan, turunnya malaikat ke dunia menandakan bahwa Allah juga menurunkan berkah dan rahmat-Nya.

7. Malam Pencatatan Takdir Tahunan

Pada ayat ke-4 Surah Ad-Dukhan sebelumnya, lailatul qadar menjadi momen, "dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah".

Menurut tafsiran Ibnu Katsir, penulisan takdir dalam setahun, mulai dari ajal hingga rezeki, akan dirinci dalam Lauhul Mahfuz.

Imam Nawawi juga menjelaskan, Allah akan memperlihatkan takdir-takdir tersebut kepada para malaikat untuk mereka melakukan tugas yang diperintahkan kepada mereka.

Baca juga: Untuk Meraih Kemuliaan Malam Lailatul Qadar, Apakah Harus Itikaf di Masjid?

Cara mendapatkan Lailatul Qadar

Dengan segala keutamaannya, sangat dianjurkan agar setiap muslim meraih keberkahan malam Lailatul Qadar, salah satu kiat yang dapat dilakukan untuk mendapatkannya adalah dengan melakukan ibadah.

Ada banyak amalan ibadah yang bisa dikerjakan selama malam yang mulia ini, mulai dari salat, membaca Al-Qur'an, hingga berzikir.

Namun, amalan paling utama pada Lailatul Qadar adalah salat.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda,

"Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 1901)

Salat yang dimaksud di sini bisa saja qiyamul lail ataupun bahkan salat wajib Isya dan Subuh. Ini berdasarkan hadis dari Utsman bin Affan.

Nabi SAW pernah mengatakan, "Siapa yang menghadiri salat Isya berjamaah, maka baginya pahala salat separuh malam. Siapa yang melaksanakan salat Isya dan Subuh berjemaah, maka baginya pahala salat semalam penuh." (HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221)

Demikian bunyi doa, tanggal jatuhnya, kiat-kiat, dan keistimewaan dari malam Lailatul Qadar yang bisa diikuti umat Islam pada 11 April 2023 mendatang.

Semoga Allah SWT mengizinkan kita menjadi salah satu yang mendapatkan keberkahan malam lailatul qadar. Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin.(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News
_______________________

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved