Minggu, 3 Mei 2026

Refleksi Hari Kartini di Garut, Perempuan Dinilai Semakin Jauh dari Ekologi

Refleksi Hari Kartini di Garut menyoroti meningkatnya jarak antara perempuan dan ekologi, yang salah satunya dipicu oleh distrupsi teknologi

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Sidqi Al Ghifari
REFLEKSI HARI KARTINI - Refleksi dan dialog Peringatan Hari Kartini di Farm House, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). 

Kemudian Sumur menjadi simbol keberlanjutan ekologi, yang menuntut upaya pelestarian lingkungan, seperti menanam pohon agar sumber air tetap terjaga.

Sedangkan dapur mencerminkan keberagaman pangan, yang saat ini mulai berkurang dan perlu dihidupkan kembali demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

"Tiga nilai itu yang sekarang jauh dari perempuan, bagaimana mau menghadirkan anak-anak yang kuat di masa depan sedangkan kita luput dari hal penting tadi," ungkapnya.

Bidang Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan, Bintang Puspayoga, menyampaikan bahwa terdapat sembilan poin yang dibahas dalam peringatan Hari Kartini di Garut.

Ia menjelaskan, dialog refleksi Hari Kartini tersebut mengangkat tema meneladani perempuan akar rumput. Dari dialog yang dilaksanakan, banyak pelajaran yang dapat diambil sebagai bahan evaluasi bersama.

"Dari dialog ini, kami berkomitmen untuk mencari solusi atas berbagai rintangan yang dihadapi perempuan," ujarnya.

Selain itu, ia menyinggung sosok perempuan dari Garut yang tengah diajukan sebagai pahlawan nasional sejak 2010, yakni Raden Ayu Lasminingrat. Lasminingrat dikenal atas kiprahnya mendirikan sekolah perempuan pertama di Garut.

PDI Perjuangan, kata dia, mendukung berbagai upaya untuk mendorong Lasminingrat ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Sejumlah kajian mengenai kiprah Lasminingrat telah dilakukan dan akan terus diperkuat guna mendukung proses penetapan tersebut.

"Nanti DPC PDI Perjuangan Garut akan mendorong agar RA Lasminingrat ditetapkan sebagai pahlawan nasional, DPP juga akan bantu, kita akan wujudkan harapan masyarakat Garut," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved