Kamis, 11 Juni 2026

BPD Desa Panggalih Angkat Bicara Soal Viralnya Video Jalan Rusak Berujung Intimidasi

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, angkat bicara terkait viralnya video dugaan intimidasi

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/istimewa
KRONOLOGI - Kronologi Warga Desa Panggalih Garut Diintimidasi Keluarga Kades, Gara-gara Posting Jalan Rusak 

Saat dihubungi Tribunjabar.id, Holis membenarkan bahwa ia menjadi korban intimidasi oleh sejumlah keluarga kepala desa gara-gara kerap mengunggah kondisi jalan rusak di Desa Panggalih.

"Iya betul itu adalah saya, kejadiannya tanggal 27 Oktober 2025, kemudian saya posting di Facebook 31 Desember 2025," ujarnya melalui sambungan telpon, Sabtu (3/1/2025) malam.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya hendak bertemu dengan seseorang di wilayah desanya untuk membicarakan urusan akun Facebook.

Namun, singkat cerita pertemuan itu ternyata dilakukan di halaman rumah sang kepala desa yakni di Kampung Pasircamat.

"Padahal urusan saya dengan teman soal akun Facebook palsu sudah selesai, tapi tiba-tiba ada beberapa keluarga kepala desa yang mengintimidasi saya," ungkapnya.

Intimidasi itu ucapnya, dilakukan oleh empat orang. Yakni istri kepala desa, anak kepala desa, menantu kepala desa, serta keponakan kepala desa.

Holis mengaku sempat mendapatkan kekerasan berupa cekikan di leher dan pukulan di punggungnya.

"Saya sebagai korban tidak enak, digituin sama orang lain. Saya melakukam (posting video) untuk kemajuan desa," ucapnya.

Dalam video yang diunggahnya Holis terlihat dimaki-maki keluarga kepala desa, diantara mereka bahkan mengucapkan kalimat hinaan terhadap korban.

Holis terlihat hanya bisa terdiam, sementara dua laki-laki dan satu perempuan terus memaki-makinya.

"Video itu direkam oleh teman saya yang sebelumnya janjian dengan saya," ungkapnya.

Sebelumnya pada tanggal 14 Oktober, ia juga mengaku sempat dipanggil oleh Badan Bermusyawatan Desa (BPD) Panggalih untuk mengklarifikasi unggahannya di Facebook soal jalan rusak.

Dalam pertemuan tersebut, kata Holis, BPD mengingatkan dirinya agar mengkritik secara santun dengan tidak menyebutkan nama desa.

"Sebetulnya saya juga takut pas upload, tapi saya ingat kata Pak Gubernur agar mengunggah pembangunan di desa," tandasnya.

Tribunjabar.id telah mencoba melakukan konfirmasi terkait peristiwa tersebut kepada Kepala Desa Panggalih Wahyu alias Ugay, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan respon resmi.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved